
Tersangka kasus suap proyek bakamla, Fahmi Darmawansyah (berbaju oranye) usai menjalani persidangan beberapa waktu lalu.
JawaPos.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pun membekukan rekening PT Merial Esa (ME). Itu dilakukan tak lama setelah KPK menetapkan status tersangka terhadap Fahmi Darmawansyah yang tak lain owner PT ME.
KPK sebelumnya menetapkan PT Merial Esa sebagai tersangka. Penetapan tersangka ini hasil pengembangan kasus dugaan suap kepengurusan anggaran Badan Keamanan Laut ( Bakamla) untuk proyek pengadaan satelit monitoring dan drone dalam APBN-P Tahun 2016.
"Dalam proses penyidikan dengan tersangka korporasi PT ME, KPK telah membekukan uang sekitar Rp 60 miliar yang berada di rekening yang terkait dengan PT ME," ucap Juru Bicara KPK Febri Diansyah pada awak media, Senin (4/3).
Dia menjelaskan pembekuan uang ini merupakan bagian upaya untuk mengejar keuntungan yang diduga diperoleh PT ME. Keuntungan yang dimaksud yaitu buntut dari penyuapan yang diberikan kepada mantan anggota Komisi I DPR Fayakhun Andriadi untuk mengurus proses anggaran di Bakamla.
"KPK menduga PT ME menggunakan bendera PT Melati Technofo Indonesia (MTI) yang mengerjakan proyek satelit monitoring di Bakamla RI," tuturnya.
Sehingga, kata mantan aktivis ICW ini ada keuntungan yang tidak semestinya didapatkan oleh korporasi milik suami artis Inneke Koesherawati ini.
"Akan kami upayakan semaksimal mungkin dikembalikan pada negara," tambahnya.
Dalam kasus ini, KPK menduga PT Merial Esa memberikan uang kepada mantan anggota Komisi I DPR Fayakhun Andriadi sebesar 911.480 dollar Amerika Serikat secara bertahap.
Uang tersebut dikirim oleh Direktur PT Merial Esa Fahmi Darmawansyah sebanyak empat kali melalui rekening di Singapura dan Guangzhou, China.
"Dalam proses terjadinya pemberian suap diduga dilakukan oleh orang-orang berdasarkan hubungan kerja atau hubungan lain di PT ME yang bertindak dalam lingkungan korporasi," ungkap Wakil Ketua KPK Alexander Marwata.
Selain itu, dugaan KPK PT Merial Esa, merupakan korporasi yang disiapkan mengerjakan proyek satelit monitoring di Bakamla setelah dianggarkan dalam APBN-P Tahun 2016.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
