
6 Manfaat Ikan Cakalang untuk Tubuh./freepik.com
JawaPos.com - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) membongkar praktik importasi ikan ilegal dalam skala besar. Sebanyak 99,9 ton ikan beku jenis Pacific Mackerel (Salem) diamankan di New Priok Container Terminal One (NPCT1), Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Langkah tegas ini diambil setelah adanya dugaan kuat bahwa puluhan ton ikan tersebut masuk ke Indonesia tanpa dokumen resmi yang sah.
Penyelundupan ini terendus setelah tim KKP menerima laporan dari masyarakat terkait aktivitas PT CBJ. Perusahaan tersebut diduga memasukkan komoditas perikanan tanpa persetujuan impor (PI) dan melampaui kuota yang ditetapkan.
Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Pung Nugroho Saksono (Ipunk) mengonfirmasi bahwa empat kontainer ikan tersebut kini telah disita.
"Empat kontainer berisi 99,97 ton ikan tersebut telah diamankan oleh Tim Pengawas Perikanan Pangkalan PSDKP Jakarta didukung oleh KPU Bea & Cukai Tanjung Priok pada Senin (05/01) dan kini dalam penanganan Badan Karantina Indonesia," ujar Ipunk, Selasa (13/1).
Masuknya ikan impor ilegal secara liar dapat merusak ekosistem pasar dan memukul kesejahteraan nelayan lokal. Jika dibiarkan, harga ikan hasil tangkapan nelayan dalam negeri terancam anjlok drastis.
"Adapun valuasi nilai ekonomi kerugian negara yang berhasil diselamatkan dari hasil pengawasan komoditas perikanan ilegal ini sekitar Rp4,48 Miliar," ungkap Ipunk.
Direktur Pengawasan Sumber Daya Perikanan Halid K. Jusuf membeberkan, PT CBJ menggunakan modus lama, yakni memakai dokumen Persetujuan Impor (PI) yang sebenarnya sudah habis kuotanya sejak pertengahan tahun 2025.
Karena ikan Salem termasuk komoditas yang diatur ketat dalam Neraca Komoditas, pelanggaran ini masuk dalam kategori serius dan melanggar Pasal 356 ayat (1) huruf q PP Nomor 28 Tahun 2025.
"Selanjutnya kami juga merekomendasikan kepada Badan Karantina Indonesia untuk dilakukan tindakan karantina, baik pemusnahan atau penolakan terhadap barang bukti tersebut," tutur Halid.
Upaya ini sejalan dengan komitmen Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, untuk memastikan perlindungan penuh bagi industri perikanan nasional dan menjaga stabilitas harga di tingkat nelayan.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
