
Masa penahanan pertama atas dua orang terduga pelaku mutilasi yang berakhir 14 Februari 2019, rencananya akan diperpanjang hingga tanggal 24 Februari
JawaPos.com - Tim penyidik Polres Jombang, Jawa Timur, masih mencari kepala korban mutilasi yang belum ditemukan di Desa Japanan, Kecamatan Mojowarno. Sebab, saat ini baru anggota badan, kaki, dan tangan yang sudah ditemukan dan dilakukan otopsi. Pencarian dilakukan dengan dengan cara memperluas radius dan melibatkan beberapa relawan pihak lain.
”Kita juga dibantu para relawan untuk menyisir 5 km ke utara dan selatan. Selain itu kita juga mendapat bantuan dua unit dari Jatanras Polda Jatim,’’ ujar Kasatreskrim Polres Jombang, AKP Aldo Febrianto dikutip dari Radar Jombang (Jawa Pos Group) Selasa (7/8).
Terkait status hukum penanganan perkara, tim penyidik telah menaikkan status penyelidikan penemuan mayat termutilasi di Desa Japanan, Kecamatan Mojowarno ke tingkat penyidikan. Kepolisian beralasan kasus tersebut dinaikkan menjadi penyidikan karena sejumlah faktor, diantaranya polisi memastikan ada tindak pidana dalam kasus ini.
”Kita naikkan dari tahap penyelidikan ke tahap penyidikan, dan para saksi akan kita periksa kembali,’’ terang Aldo Febrianto.
Dalam penanganan kasus ini, sebelumya polisi telah melakukan pemeriksaan kepada para saksi mulai dari Kepala Desa Japanan selaku pelapor, saksi penemu mayat pertama yang juga seorang pencari ikan, dan juga warga terdekat termasuk Sutianto yang saat itu melihat ada mobil di sekitar TKP penemuan mayat.
”Hanya saja pak Sutiatno ini lupa terkait tanggal dia melihat mobil itu. Namun yang jelas dia melihat mobil berhenti sekitar pukul 02.30 dini hari saat mengairi sawah,’’ lanjut Aldo.
Untuk memperkuat proses penyidikan, sejumlah saksi pun akan diperiksa kembali guna membuat terang perkara.
”Kemudian semua saksi akan kita periksa ulang nanti saat tahap penyidikan,’’ tambahnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, warga Desa Japanan, Kecamatan Mojowarno, dikejutkan dengan penemuan jasad dalam dua karung, yang ternyata korban mutilasi pada Jumat (4/8) malam.
Saat ditemukan oleh pencari ikan di saluran air pinggir jalan setempat, kondisi mayat terpotong dalam tiga bagian, yaitu leher sampai kaki di karung pertama, dan dua potongan tangan di karung kedua. Sedangkan bagian kepala hingga kini masih dalam pencarian.
Dari hasil otopsi diketahui, korban adalah seorang wanita berusia sekitar 25-50 tahun dengan tinggi badan sekitar 145-148 cm. Korban juga diperkirakan memiliki kulit sawo matang dengan rambut hitam halus sepanjang 33 cm.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
