alexametrics

Kapolri: Lebih Baik Kumpul Keluarga di Rumah saat Tahun Baru

31 Desember 2021, 13:19:22 WIB

JawaPos.com – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau pelaksanaan vaksinasi massal di Celebes Convention Center, Tanjung Bunga, Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (31/12). Di sana, Kapolri juga memantau pelaksanaan vaksinasi serentak di 6.006 titik di 34 provinsi secara virtual. Vaksinasi serentak di 34 provinsi ini merupakan upaya untuk mengejar target 70 persen angka vaksinasi pada akhir 2021 untuk mencapai kekebalan komunal seperti yang diharapkan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Sigit mengatakan, perlu kerja keras dan sinergi stakeholder untuk mencapai target 70 persen vaksinasi. Saat ini, vaksinasi masih menjadi salah satu langkah andalan untuk mencegah penyebaran virus Covid-19 termasuk varian omicron yang sudah masuk Indonesia.

“Kami berharap semangat masyarakat untuk divaksin meningkat. Saat ini, kita dihadapkan dengan varian baru omicron,” kata Sigit.

Selain itu, Sigit juga mengimbau agar masyarakat tidak berkumpul di luar rumah saat malam pergantian tahun. Menurutnya, lebih baik di rumah saja. Hal ini dilakukan untuk mencegah penyebaran Covid-19 terutama varian omicron.

“Kami imbau kepada masyarakat untuk akhir tahun ini, perayaan yang biasa dilaksanakan dihindari dulu. Lebih baik berkumpul bersama keluarga di rumah, tidak berkumpul di luar rumah,” ujar Sigit.

Dia juga berharap Indonesia bisa melewati akhir tahun dan awal tahun dengan tetap menekan laju pertumbuhan Covid-19. Sigit bilang, jika angka Covid-19 bisa terkendali akan berdampak dengan segala macam aktivitas yang dilonggarkan dan bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

Mantan Kapolda Banten ini meminta masyarakat mematuhi segala yang diatur pemerintah. Terutama, penguatan protokol kesehatan (prokes) dalam segala kegiatan. Selain itu, Sigit juga kembali mengingatkan bahwa akselerasi vaksinasi perlu ditingkatkan terutama wilayah yang belum mencapai 70 persen.

“Kami harapkan semua bisa lakukan akselerasi, lakukan langkah dan strategi sehingga kita bisa mengejar target yang diberikan pemerintah. Ini semua kita lakukan agar kita betul-betul bisa kendalikan Covid-19 dengan baik,” ucap Sigit.

Dalam pelaksanaan vaksinasi hari ini, sasaran vaksinasi sebanyak 1.108.052 orang yang terdiri dari tenaga pendidik, lansia, pelajar dan masyarakat umum. Sebanyak 69.999 vaksinator gabungan dari TNI-Polri, dinas kesehatan, dan relawan dikerahkan dalam vaksinasi massal di 34 provinsi.

Kapolri juga berdialog dengan beberapa Polda terkait capaian vaksinasi dan kendala yang dihadapi dalam akselerasi vaksinasi. Ia pun meminta jajarannya memaksimalkan waktu akhir tahun untuk mencapai target vaksinasi 70 persen.

“Kalau masalah stok vaksin bisa diminta jika kurang. Untuk masalah masyarakat tak mau vaksin, yakinkan bahwa vaksin aman dan lakukan langkah-langkah bersinergi dengan forkopimda guna mempercepat capaian vaksinasi,” tutur Sigit.

Selain akselerasi vaksinasi, Sigit juga menitipkan pesan untuk jajarannya melakukan langkah-langkah pengendalian Covid-19 di wilayahnya, terutama menghadapi varian omicron yang memiliki penularan lima kali lebih cepat. “Maksimalkan waktu akselerasi vaksinasi karena ini salah satu cara mencegah penyebaran laju Covid-19, selain pengetatan protokol kesehatan (prokes),” katanya.

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : ARM

Saksikan video menarik berikut ini:


Close Ads