alexametrics

Sudah Pasrah, Keluarga Korban Lion Air JT-610 Berharap Adanya Mukjizat

31 Oktober 2018, 08:41:41 WIB

JawaPos.com – Keluarga korban kecelakaan pesawat Lion Air JT-610, Wahyu Susilo mengaku sudah pasrah dengan kemungkinan terburuk. Akan tetapi, keluarga masih berharap adanya sebuah keajaiban bahwa Wahyu bisa ditemukan dalam kondisi selamat.

Salah satu kerabat korban, Wirawan Andiyanto, mengatakan, keluarga sudah pasrah dan ikhlas jika memang Wahyu meninggal dunia dalam kecelaan pesawat yang terjadi pada Senin (29/10) pagi di perairan Tanjung Karawang.

“Kami, pihak keluarga berharap masih ada mukjizat dari Allah SWT Mas Wahyu ditemukan selamat. Tapi jika memang terjadi hal-hal yang tidak diinginkan sudah pasrah,” ungkapnya saat ditemui JawaPos.com, Selasa (30/10).

Infografis Pesawat Lion Air
infografis evakuasi Lion Air (Kokoh Praba)

Sekadar diketahui, Wahyu Susilo menjadi salah satu korban kecelakaan pesawat Lion Air JT-610 yang jatuh pada hari Senin (29/10) pagi. Korban saat itu hendak bertugas di Pangkal Pinang. Wahyu berangkat dari Dukuh Geneng RT 17 RW 8, Palar, Kecamatan Trucuk, Klaten, Jawa Tengah (Jateng) menuju Jakarta menggunakan kereta api.

Pihak keluarga pun menyadari, melihat kecelakaan yang terjadi kecil kemungkinan korban bisa selamat. Maka dari itu, keluarga pun sudah siap menghadapi kenyataan yang terburuk. Dan jika hal itu terjadi, Wirawan yang merupakan adik ipar Wahyu menambahkan, keluarga menginginkan petugas pencarian korban bisa menemukan Wahyu bagaimanapun keadaannya.

“Kami ingin Mas Wahyu ditemukan, bagaimana pun keadaannya. Yang penting bisa ditemukan,” katanya.

Sementara itu, guna keperluan identifikasi pihak keluarga sudah mengirimkan data, foto, cap sidik jari dan juga informasi lainnya. 

Editor : Sari Hardiyanto

Reporter : (apl/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads
Sudah Pasrah, Keluarga Korban Lion Air JT-610 Berharap Adanya Mukjizat