JawaPos Radar

Rambu di Jalur KA Batara Kresna Akan Ditambah

31/08/2018, 17:05 WIB | Editor: Sofyan Cahyono
Kecelakaan kereta api
RINGSEK: Mobil milik Ismunanto warga Batang, ringsek setelah ditabrak kereta api Batara Kresna, Jumat (31/8). (Istimewa)
Share this image

JawaPos.com - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 6 Jogjakarta berencana untuk menambah rambu-rambu di jalur Kereta Api (KA) Batara Kresna di Jalan Slamet Riyadi, Solo. Hal ini dilakukan untuk menekan angka kecelakaan yang melibatkan kereta api dengan kendaraan lain. Pasalnya, selama ini banyak pengendara kendaraan pribadi yang tidak menyadari keberadaan jalur kereta yang masih aktif tersebut.

Manager Humas PT KAI Daop 6 Jogjakarta Eko Budiyanto menjelaskan, penambahan rambu di sepanjang jalur KA Batara Kresna perlu dilakukan. Karena minimnya rambu membuat pengguna jalan terutama warga dari luar Solo, tidak mengetahui adanya jalur kereta.

"Kami berencana untuk melakukan penambahan rambu-rambu di jalur kereta ini. Karena banyak yang masih belum mengetahui adanya jalur kereta di Jalan Slamet Riyadi," urai Eko, Jumat (31/8).

Untuk penambahan rambu, KAI terlebih dahulu akan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait. Seperti Ditjen Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan dan instansi terkait lainnya. Sebenarnya laju kereta api saat melintas di Jalan Slamet Riyadi cukup pelan. Yakni, maksimal 30 kilometer per jam.

Meski begitu, kurangnya kewaspadaan pengguna jalan menjadi salah satu penyebab terjadinya kecelakaan lalu lintas yang melibatkan kereta. "Yang terlibat kecelakaan di jalu kereta di Jalan Slamet Riyadi kebanyakan memang warga dari luar Solo," katanya.

Terpisah, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Solo Hari Prihatno mengatakan, keberadaan rambu di sepanjang jalur KA Batara Kresna sudah cukup banyak. Sehingga penambahan rambu dirasa tidak perlu dilakukan.

"Jumlah rambu ini sudah cukup banyak. Jadi tidak ada alasan untuk menambah rambu lagi. Kalau kejadian tabrakan itu karena kecerobohan pengemudi," ungkapnya.

(apl/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up