JawaPos Radar

Jogja Diguyur Hujan Intensitas Rendah

31/08/2018, 19:40 WIB | Editor: Budi Warsito
Jogja Diguyur Hujan Intensitas Rendah
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bantul, Dwi Daryanto. (Ridho Hidayat/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Adanya belokan angin yang menimbulkan kenaikan massa udara menyebabkan intensitas hujan kategori rendah terjadi di wilayah Jogjakarta beberapa hari belakangan.

Kepala Kelompok Data Informasi Stasiun Klimatologi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Jogjakarta, Djoko Budiyono mengatakan, Kondisi ini masih akan terjadi beberapa hari ke depan.

"Kenaikan massa udara di atas yang berdampak pada pembentukan awan-awan hujan," kata Djoko Budiyono, Jumat (31/8).

Beberapa wilayah di Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ) katanya, akan mengalami cuaca mendung dan hujan diprediksi satu hingga dua hari. Kemudian akan berlangsung normal kembali dengan cuaca cerah.

"Secara umum di Jogja masih periode musim kemarau. Saat musim kemarau, terjadinya hujan masih memungkinkan. Tetapi umumnya dengan kategori ringan dan berlangsung dalam beberapa hari saja," ucapnya.

Masa pancaroba lanjutnya, baru akan dialami pada Oktober mendatang. Selanjutnya berangsur memasuki musim hujan pada awal November nanti. Untuk itu, masih perlu diwaspadai ancaman bencana seperti kebakaran, maupun kekeringan.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bantul, Dwi Daryanto menambahkan, musim hujan akan berlangsung sekitar dua bulan lagi. Namun, belum perlu dikhawatirkan terhadap bencana kekeringan.

Hal itu katanya, dikarenakan lintas sektor telah bekerja sama untuk meringankan beban warganya yang kesulitan air bersih. Seperti di Kecamatan Piyungan, Imogiri, dan Dlingo.

"Ada sekitar 1.500 Kepala Keluarga yang mengalami kesulitan air bersih. Sejak Juli juga telah kami distribusikan 200 tangki air bersih," ucapnya.

(dho/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up