JawaPos Radar

Gubernur Sumbar Sebut Harga Tiket Garuda Indonesia Mahal

31/08/2018, 20:13 WIB | Editor: Budi Warsito
Gubernur Sumbar Sebut Harga Tiket Garuda Indonesia Mahal
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno saat peresmian penerbangan perdana Garuda Padang - Palembang di BIM, Padang Pariaman, Jumat (31/8) sore. (Riki Chandra/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Irwan Prayitno mengapresiasi penambahan rute Padang-Palembang yang dilakukan maskapai Garuda Indonesia, Jumat (31/8). Selain memudahkan penumpang, menurutnya rute tersebut diyakini mampu meningkatkan ekonomi masyarakat.

"Saya doakan supaya penumpangnya banyak dan penerbangan Padang-Palembang terus berlanjut," kata Irwan saat menghadiri peresmian penerbangan perdana Garuda Padang - Palembang di ruang keberangkatan Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Padang Pariaman, Jumat (31/8).

Dalam kesempatan itu, Irwan meminta kepada Garuda Indonesia untuk menurunkan tarif tiket maskapai plat merah itu. Bahkan, Irwan menyatakan, tarif Garuda Indonesia itu terkenal mahalnya.

Hal itu menurut Irwan, mengganggu keinginan penumpang yang hendak mengunjungi Sumbar. Sebab, banyak orang masih setia menumpang Garuda, namun karena tarif terlalu mahal, niat ke Padang dibatalkan. Karena tidak sesuai dengan hitung-hitungan perjalanan, khususnya wisatawan.

"Jangan terlalu mahal, turunkan tarifnya. Jakarta-Pekanbaru murah, tak sampai satu juta. Padang-Jakarta lewat satu juta. Saya aja pas berangkat naik ekonomi sampai satu koma sembilan juta. Tiket Garuda Padang selalu mahal," kata Irwan.

Disamping itu, Gubernur Sumbar itu juga meminta pihak Garuda bisa menambah jumlah penerbangan Padang-Jakarta. Saat ini, Garuda hanya terbang sebanyak 7 kali sehari. Tak hanya itu, Irwan juga mengusulkan Garuda membuka rute Padang-Batam.

"Saya juga sudah surati pihak Garuda agar bisa buka rute terbang Padang - Kerinci. Ini (Padang-Kerinci) saya jamin penuh," beber Irwan.

Sementara itu, Direktur Layanan Garuda Indonesia, Nicodemus tak mau berkomentar banyak soal selangitnya harga tiket Garuda. Dia hanya memberikan solusi dengan rencana penambahan rute penerbangan.

"Menambah rute, akan mengurangi harga tiket. Seperti Padang-Jakarta dijadikan delapan kali," jawabnya singkat.

Prinsipnya, terang Nicodemus, penambahan rute terbang dari Padang tidak pakai banyak teori. Dengan kata lain, dimana banyak orang Padang, Garuda bakal terbang ke sana.

"Padang - Batam kemungkinan November," katanya sembari mengatakan tarif Padang - Palembang sekitar Rp600 ribu.

(rcc/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up