JawaPos Radar

Ganja 5 Kg Dari Medan, Pesanan Tahanan Rutan Kelas 1 Makassar

31/08/2018, 16:15 WIB | Editor: Budi Warsito
Ganja 5 Kg Dari Medan, Pesanan Tahanan Rutan Kelas 1 Makassar
Kasat Narkoba Polrestabes Makassar, Kompol Diari Astetika saat ekspose kasus narkoba jenis ganja. (Syahrul Ramadan/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Tim Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polrestabes Makassar, baru saja melakukan pengungkapan sekaligus menggagalkan peredaran 5 kilogram narkoba jenis ganja. Dua tersangka masing-masing Alam, 27 dan Arjun, 25 ikut diamankan. Keduanya merupakan warga Kota Makassar.

Kasat Narkoba Polrestabes Makassar, Kompol Diari Astetika mengungkapkan, berdasarkan hasil pendalaman sementara, barang haram yang berasal dari Medan itu, diketahui merupakan pesanan dari seorang terpidana di dalam tahanan.

"Ini orderan dari seorang narapidana yang sekarang menjalani masa hukuman di dalam Rumah Tahanan (Rutan) Kelas 1 Makassar," kata Diari dalam ekspos barang bukti dan tersangka di Mako Polrestabes Makassar, Jalan Ahmad Yani, Jumat (31/8).

Ganja 5 Kg Dari Medan, Pesanan Tahanan Rutan Kelas 1 Makassar
Barang bukti dan 2 tersangka dalam ekpos pengungkapan narkoba asal Medan 5 kg di Mako Polrestabes Makassar, Jalan Ahmad Yani, Jumat (31/8). (Syahrul Ramadan/JawaPos.com)

Napi pemesan atas nama Tri alias Coklat tersebut kata Diari, diketahui masih menjalani proses masa hukuman setelah divonis 8 tahun penjara terkait kasus peredaran narkoba.

"Rencananya setelah ini langsung kita ambil yang bersangkutan. Pihak Rutan juga sudah kita koordinasikan dan mereka terima kasih ke kami karena sudah berikan informasi hasil ungkapan," terang Diari.

Setelah mengetahui informasi itu, pihak Rutan kemudian langsung mengambil tindakan tegas dengan memisahkan Tri alias Coklat ke ruang isolasi sebelum akhirnya yang bersangkutan diserahkan ke pihak Polrestabes Makassar.

Pengungkapan barang haram tersebut, dilakukan pihak Satres Narkoba, setelah mendapatkan informasi, bahwa ada ganja yang dikirm melalui jasa pengiriman cepat. Rencananya, ganja tersebut akan diedarkan di Makassar.

"Jadi setelah kita tindak lanjuti laporan itu, kemudian kita lakukan pengintaian dan berakhir pada penangkapan saat proses serahterima barang bukti itu," ungkap Diari.

Penangkapan sendiri katanya, dilakukan pada Kamis (30/8) sekitar pukul 13.30 WITA. Alam, 27, salah satu tersangka yang merupakan oknum karyawan dari kantor jasa pengiriman barang di Jalan Landak Baru tersebut, hendak memberikan ganja itu ke tersangka lainnya, Arjun, 25.

"Tersangkanya oknum karyawan dari jasa pengiriman itu yang menerima barang, dan kemudian mau diserahkan ke yang datang itu rencananya mau jemput," jelasnya.

Saat ditangkap, ganja itu dikemas dalam bungkusan rapi yang dililit lakban dan dibagi menjadi 5 paket. Masing-masing paket 1 kilogram itu, dimasukkan dalam sleeping bag panjang. Kedua tersangka hingga saat ini masih mendekam di sel tahanan Mako Porlestabes Makassaar untuk dilakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.

Akibat perbuatan melawan hukumnya, keduanya disangkakan melanggar pasal 114 ayat 2 dan atau pasal 111 ayat 2 juncto pasal 132 ayat 1, Undang-udang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara.

(rul/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up