Bangun Lombok, KemenPUPR Kirim Ratusan Insinyur Muda

31/08/2018, 16:00 WIB | Editor: Ilham Safutra
Aparat kepolisian membantu evakuasi bangunan yang runtuh akibat gempa di Lombok. (IVAN MARDIANSYAH/LOMBOK POST/Jawa Pos Group)
Share this

JawaPos.com - Ada sejumlah pekerjaan besar yang dihadapi untuk Lombok setelah sebulan diguncang gempa secara bertubi-tubi. Di antaranya membangun kembali infrastruktur yang hancur.

Untuk membangun itu kembali pemerintah melalui Kementerian PUPR mengirim 190 insinyur muda Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat, kemarin (30/8). Mereka diterbangkan dengan pesawat Hercules milik TNI-AU dari Bandara Husein Sastranegara, Bandung.

Mereka diberangkatkan dalam dua kelompok terbang (kloter). Masing-masing pukul 08.00 WIB sebanyak 90 orang dan pukul 08.30 WIB sebanyak 100 orang. Menurut rencana, para insinyur akan diterbangkan dalam empat kloter.

Infografis gempa di Lombok (Rofiah Darajat/JawaPos.com)

Dua kloter lain sebanyak 281 insinyur diberangkatkan pada hari ini (31/8). Dengan begitu, jumlah seluruhnya 471 insinyur. Mereka juga diterbangkan dengan menggunakan pesawat Hercules, tapi dari Lapangan Udara (Lanud) Halim Perdanakusuma. Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dijadwalkan akan melepas secara langsung.

Para insinyur itu akan mendampingi pembangunan di Lombok dan wilayah NTB lain yang terkena gempa. PUPR menargetkan, masa rehabilitasi dan rekonstruksi (rehab dan rekon) pascagempa, pembangunan, dan perbaikan rumah dimulai pada 1 September 2018 dan selesai dalam waktu enam bulan. "Ini adalah tugas mulia," kata Sekjen PUPR Anita Firmanti saat melepas keberangkatan kloter 1 dan 2 kemarin. 

(*/jun/tau/syn/far/c6/c7/ttg)

Berita Terkait

Rekomendasi