JawaPos Radar

Sopir Pikap Maut Ternyata Anak di Bawah Umur

31/08/2015, 07:20 WIB | Editor: husain
Sopir Pikap Maut Ternyata Anak di Bawah Umur
TERJUN: Pikap sarat penumpang terjun bebas ke jurang di Jalan Raya Petir Serang Desa Cicongkok, Kecamatan Petir Kabupaten Serang Banten, Minggu (30/8). (Edo Dwi/Banten Pos/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Kecelakaan pikap sarat penumpang diduga akibat kelalaian sopir yang masih di bawah umur. Herman sang sopir pikap yang terjun ke jurang di Jalan Raya Petir-Tunjung Teja, Desa Mekar Baru, Kecamatan Petir, Kabupaten Serang, Banten, Minggu (30/8), ternyata masih berumur 16 tahun. 

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, sang sopir tidak bisa mengendalikan pikap yang melaju dengan kecepatan tinggi. Pikap jenis Grand Max B 9613 NHA juga sempat oleng ke sisi kiri jalan dan menabrak pohon kelapa.

Bahkan karena kencangnya laju kendaraan, pohon kelapa tumbang setelah ditabrak sebelum akhirnya terjun bebas ke jurang sedalam 15 meter. "Sebelum terjun ke jurang, mobil sempat nabrak pohon kelapa dulu. Ibu-ibu sama anak kecil yang duduk di bak sempat terlempar," kata Sanimah, salah satu korban selamat.

Masih kata Sanimah, setelah menabrak pohon kelapa, mobil tetap melaju dan masuk jurang. "Mobil terjun kondisinya bagian belakang dulu, jadi banyak penumpang tertimpa mobil, kondisi jurangnya juga dalam," jelas Sanimah. (Baca: Pikap Sarat Penumpang Terjun ke Jurang, 6 Korban Tewas)

Akibat kecelakaan tersebut, enam di antara 24 penumpang pikap tewas. Sementara sang sopir selamat tapi kondisinya mengalami luka berat dan harus mendapat perawatan intensif. (NED/IGO/hsn/JPG)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up