alexametrics

Gubernur Minta Bali Diprioritaskan Dibuka untuk Wisman

31 Juli 2020, 07:20:00 WIB

JawaPos.com–Gubernur Bali Wayan Koster mengharapkan Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan memprioritaskan Bali dibuka untuk wisatawan mancanegara.

”Kami sangat berharap agar tahap ketiga atau pembukaan pariwisata untuk wisman bisa dijalankan,” kata Koster seperti dilansir dari Antara di Pulau Peninsula, Nusa Dua.

Menurut Koster, pembukaan pariwisata Bali dibagi menjadi tiga tahap. Yakni untuk wisatawan lokal Bali mulai 9 Juli, dibuka untuk wisatawan nusantara mulai 31 Juli, dan untuk wisatawan mancanegara pada 11 September.

”Jumat (31/7), dimulainya tahap kedua. Aktivitas pariwisata untuk wisatawan nusantara agar berjalan dengan baik, lancar, dan sukses. Bali saat ini, memang 52 persen lebih perekonomiannya ditopang kepariwisataan. Sehingga, dengan pandemi Covid-19 ini praktis kepariwisataan Bali mengalami kelumpuhan,” ujar Koster.

Menurut Koster, semakin lama pariwisata dibuka, akan semakin sulit perekonomian Bali. Makin terpuruk juga dunia kepariwisataan dan pelaku usaha di Bali. Dia meminta agar Peraturan Menteri Hukum dan HAM No. 11 Tahun 2020 tentang Pelarangan Sementara Kedatangan Orang Luar Negeri masuk wilayah Indonesia dapat dievaluasi.

”Kalau ini masih diberlakukan, tahap ketiga dibukanya kunjungan wisman ke Indonesia termasuk ke Bali tidak akan bisa berjalan. Kami sangat berharap Bapak Menko Maritim bisa membuka jalan ini,” kata Koster.

Pihaknya sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberanikan diri untuk melakukan aktivitas pariwisata secara bertahap, selektif, dan terbatas. Semua pihak berkomitmen untuk menerapkan protokol tatanan kehidupan Bali era baru itu dengan sebaik-baiknya.

”Sehingga meskipun aktivitas pariwisata berjalan, Covid-19 bisa ditangani dengan baik. Inilah harapan kita, jangan sampai pariwisata dibuka tetapi muncul kasus baru banyak yang akan menimbulkan citra buruk untuk pariwisata Indonesia dan khususnya Bali,” ucap Koster.

Gubernur Bali juga mengharapkan kementerian dan lembaga mengadakan kegiatan rapat-rapat di Pulau Dewata, untuk mempercepat menggerakkan perekonomian Bali.

Sementara itu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio mengatakan, pariwisata memang merupakan sektor yang paling terdampak Covid-19. Pihaknya mengapresiasi Pemerintah Provinsi Bali dalam kondisi seperti ini tetap optimistis membangun kepariwisataan ke depan. ”Saya sangat berbahagia, karena besok pariwisata domestik di Bali akan kembali dibuka. Pasti kita semua sangat gembira, kita berharap kepariwisataan segera bangkit kembali,” kata Wishnutama.

Saksikan video menarik berikut ini:

 

 

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Reporter : Antara



Close Ads