alexametrics

Ramai Pembakaran Kendaraan di Semarang, Kapolrestabes: Tak Perlu Resah

31 Januari 2019, 19:39:12 WIB

JawaPos.com – Satu unit mobil jenis minibus menjadi sasaran aksi percobaan pembakaran, Kamis (31/1). Kejadian yang berlangsung di Jalan Ciliwung II, Mlatiharjo, Belakang RS Pantiwilasa, Kota Semarang ini namun ternyata bukan yang kali pertama.

Menurut informasi yang dihimpun, kejadian percobaan pembakaran ini sudah terjadi setidaknya di 12 lokasi. Korbannya, adalah 11 kendaraan roda empat dan 1 roda dua.

Tempat kejadian perkara pembakaran mobil di antaranya, di Jalan Puspogiwang I, Gisikdrono, pada 4 Januari 2019, Jalan Irigasi, Tugu, pada 8 Januari 2019, Jalan Jatingaleh, Ngesrep, pada 10 Januari 2019. Dan beberapa lagi termasuk yang hari ini di Jalan Ciliwung II, Mlatiharjo.

Sementara kasus pembakaran motor terjadi di Perum Beringin Ngaliyan tanggal 28 Januari 2019 kemarin. Jenis kerusakan yang ditimbulkan bervariasi. Ada yang menimbulkan bekas hitam atau habis terbakar, ada pula yang nyaris terlalap, khususnya sasaran motor. Saat kejadian, kendaraan ada yang terparkir di dalam maupun luar rumah.

Modus pelakunya, yakni membakar dengan menggunakan media sehelai kain. Yang tentunya sudah dilumuri bahan bakar dan kemudian diletakan begitu saja di atas bagian kendaraan. Beberapa kejadian sempat terekam kamera pengawas.

Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Abioso Seno Aji pun membenarkan adanya peristiwa tersebut. “Berikan kesempatan kepada kami untuk melakukan penyelidikan terlebih dulu, masyarakat tak perlu resah. Percaya kepada polisi kita akan segera tangkap,” tegasnya, Semarang, Kamis (31/1).

Namun, Kapolrestabes yang karib disapa Abi ini enggan berspekulasi soal ciri-ciri pelaku menurut rekaman CCTV yang ada. Intinya, pihaknya tetap mengintensifkan semua langkah dan tindakan kepolisian. Tak cuma mengungkap, tapi juga berupaya optimal untuk pencegahan.

“Karena memang belum didapatkan siapa pelakunya, kemudian apa yang menjadi motifnya, barangkali juga ada aktor intelektual dibelakangnya, kan kita nggak tahu,” lanjutnya.

Dalam hal ini, Abi pun mengajak para warga untuk kembali menggencarkan siskamling di lingkungan masing-masing. Karena dipastikan ini merupakan fenomena baru. “Bukan berarti kami lepas tanggung jawab, kami ini bekerja, berusaha semaksimal mungkin. Mengungkap siapa sesungguhnya pelakunya ini,” tandasnya.

Editor : Sari Hardiyanto

Reporter : Tunggul Kumoro


Alur Cerita Berita

Lihat Semua
Close Ads
Ramai Pembakaran Kendaraan di Semarang, Kapolrestabes: Tak Perlu Resah