alexametrics

Bejat! Pemuda Ini Cabuli Anak 12 Tahun dan Minta Tebusan Rp 50 Juta

31 Januari 2019, 00:35:24 WIB

JawaPos.com – Perbuatan Iwan Romansyah, 26, memang biadab. Dia menculik dan mencabuli VN, 12, seorang siswi di Tanah Bumbu. Tak hanya itu, dia juga meminta orang tua menebus VN dengan uang puluhan juta rupiah.

Peristiwa menyayat hati ini terjadi di jalan simpang tiga Desa Satui Timur Kecamatan Satui, Kalimantan Selatan, Selasa (22/1) malam. VN yang berangkat mengendarai sepeda motor ke musala untuk mengaji, tak kunjung pulang.

Biasanya, sekitar pukul 20.30 Wita, VN sudah tiba di rumah. Namun, ditunggu sampai pukul 21.00 Wita, VN tak kunjung tiba.

Orang tua VN pun mendatangi musala dan mendapatkan informasi dari guru ngaji bahwa VN sebenarnya sudah lama pulang. Orang tua pun panik dan mencari VN kesana kemari, nihil.

Tiba-tiba saja handphone ibu VN berbunyi. Sebuah SMS masuk, isinya meminta uang tebusan Rp 30 juta sampai Rp 50 juta. Sang penculik yang mengirim SMS juga melarang orang tua melapor ke polisi. Di tengah kegundahan, orang tua VN tetap nekat melaporkan kejadian itu ke Polsek Satui.

Keesokan paginya, anggota Polsek Satui mendapat informasi dari warga bahwa ada kendaraan mencurigakan yang disembunyikan di rerumputan samping jalan trans menuju Dusun II dan Dusun III. Dari sinilah petugas kemudian mulai melakukan penyelidikan.

Sepeda motor itu diketahui milik Iwan Romansyah, seorang tetangga dengan VN. Polisi yang melakukan verifikasi kemudian menemukan nomor handphone yang digunakan pelaku untuk meminta tebusan juga adalah nomor milik Iwan.

Polisi kemudian memburu Iwan ke dalam hutan. Selama tiga hari, perburuan dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Tanbu Ajun Komisaris Polisi Alfian Tri Permadi dan Kapolsek Satui Ajun Komisaris Polisi Apri.

Kamis (24/1) pagi sekitar pukul 08.00 Wita, polisi akhirnya menemukan VN di salah satu pondok di jalan hauling PT BJM di Desa Satui Timur. Setelah ditemukan, VN dibawa ke Puskesmas untuk divisum. Dari hasil visum, VN rupanya telah dicabuli.

Meski sudah mendapatkan korban penculikan, polisi terus menggencarkan perburuan kepada pelaku. Akhirnya pada Sabtu (26/1) pagi sekitar pukul 08.00 Wita, Iwan Romansyah berhasil ditangkap polisi bersama-sama dengan warga.

Kepada polisi, Iwan mengatakan memang telah merencanakan menculik VN. Pada malam VN hilang, dia telah menunggu korban di persimpangan jalan.

Ketika korban lewat, dia segera menyergap dan membawa VN ke dalam hutan. Iwan mengakui telah mencabuli VN. Perbuatan bejat itu dilakukannya sebanyak tiga kali.

“Saat mencabuli, korban diancam agar tidak berteriak oleh pelaku. Tersangka Iwan mengaku nekat melakukan perbuatan itu karena bernafsu melihat korban,” ujar Kasat Reskrim Polres Tanbu Ajun Komisaris Polisi Alfian Tri Permadi, dikutip dari Radar Banjarmasin (Jawa Pos Group), Kamis (31/1).

Akibat perbuatan pelaku, kini VN mengalami trauma.”Sampai saat ini korban belum bisa dimintai keterangan, karena masih menjalani pemulihan,” ucap Alfian.

Dia mengatakan, motif penculikan itu sendiri karena faktor ekonomi. Awalnya, Iwan meminta tebusan uang sebesar Rp 30 juta, kemudian naik menjadi R p50 juta.

Iwan sendiri dalam kesehariannya bekerja serabutan. “Pelaku sempat memanggil korban dan setelah itu langsung menyekap mulut korban dengan menggunakan tangannya. Korban dibawa ke areal perkebunan kelapa sawit,” ucap Alfian.

Dia mengimbau kepada para orang tua yang memiliki anak masih dibawah umur agar tidak membiarkan naik sepeda motor seorang diri.

“Orang tua wajib mendampingi ketika anak sekolah maupun berangkat ngaji. Jangan sampai memberi sepeda motor dan membiarkan anaknya bolak balik sendiri,” ucap Alfian.

Editor : Estu Suryowati

Reporter : Jpg



Close Ads
Bejat! Pemuda Ini Cabuli Anak 12 Tahun dan Minta Tebusan Rp 50 Juta