alexametrics

Pemkot Jogjakarta Nyalakan PJU dan CCTV Cegah Klitih

30 Desember 2021, 19:00:07 WIB

JawaPos.com–Pemerintah Kota Jogjakarta akan menyalakan semua lampu penerangan jalan umum (PJU) dan CCTV untuk mencegah kejahatan jalanan atau klitih.

”Lampu penerangan jalan umum (PJU) sudah diminta untuk dinyalakan dan dipastikan semuanya menyala. Begitu pula dengan CCTV yang sudah banyak terpasang di sudut-sudut kota harus dipastikan menyala,” kata Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi seperti dilansir dari Antara di Jogjakarta, Kamis (30/12).

Dia meminta kerja sama dengan warga atau pelaku usaha memasang CCTV di rumah atau tempat usahanya untuk lapor polisi jika mengetahui ada kejadian kejahatan jalanan yang tertangkap di CCTV milik mereka. ”Keberadaan CCTV akan sangat membantu pencegahan dan penanganan klitih karena kejadian kejahatan jalanan ini terjadi sangat insidental,” ujar Heroe.

Selain lampu dan CCTV, Heroe memastikan patroli personel Satpol PP akan diintensifkan. ”Jika mendapati ada gerombolan anak yang terindikasi melakukan kegiatan yang negatif, akan segera dibubarkan,” tutur Heroe.

Sejumlah tempat berkumpul anak muda, lanjut Heroe, juga menjadi target sasaran patroli rutin yang dilakukan Satpol PP Kota Jogjakarta. ”Yang menyulitkan biasanya adalah warga dari luar Kota Jogjakarta yang kemudian melakukan klitih di Yogyakarta atau melakukan klitih di tempat lain tetapi tertangkap di Jogjakarta,” terang Heroe.

Penyusunan langkah pencegahan dan penanganan kejahatan jalanan, dilakukan bersama dengan Polresta dan KPAI Jogjakarta. ”Harus ada satu langkah bersama yang dilakukan pemerintah daerah, kepolisian, institusi terkait yang didukung keluarga dan masyarakat untuk mencegah kasus berulang lagi,” papar Heroe.

Masyarakat melalui RT/RW diingatkan untuk memastikan keberadaan anak apabila sudah pukul 21.00 WIB. ”Jika anak belum pulang hingga pukul 21.00 WIB harus segera dipastikan keberadaannya,” ucap Heroe.

Dia berharap agar orang tua lebih memantau pergaulan anak dan mencermati jika ada perubahan perilaku anak yang mengarah ke tindakan negatif. ”Pemberian sanksi harus dilakukan secara tepat agar memberikan efek jera. Salah satunya kerja sosial di panti untuk menumbuhkan empati mereka,” terang Heroe.

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Reporter : Antara

Saksikan video menarik berikut ini: