alexametrics

Diguncang Gempa 5,8 SR, Warga Padang Berhamburan Keluar dari Mal

30 Desember 2018, 18:55:34 WIB

JawaPos.com – Warga Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) dikejutkan dengan adanya gempa bumi, Minggu (30/12) sore. Masyarakat yang tengah berbelanja di pusat perbelanjaan Plaza Andalas pun berhamburan turun ke lantai dasar saat diguncang gempa.

“Kencang sekali. Saya bahkan ingin melompati setiap tangga eskalator. Tapi mau gimana lagi, semua sudah berdesakan,” kata Danil, 26, salah seorang warga yang tengah berada di Plaza Andalas melalui sambungan telepon, Minggu (30/12).

Saat gempa terjadi, Danil mengaku tengah berada di lantai tiga. “Saya sedang lihat-lihat sepatu. Tiba-tiba ruangan Plaza ini berayun. Saat itu, orang-orang ribut dan teriak gempa. Saya pun memutuskan untuk lari. Alhamdulillah, aman,” kata warga asal Solok itu.

Guncangan gempa tidak saja dirasakan warga yang sedang berada di lantai 2 atau 3 bangunan. Di lantai rumah tak bertingkat pun, gempa terasa cukup kencang. Bahkan, sebagian warga turut berhamburan ke luar rumah. “Guncangannya terasa cukup kencang,” kata Joni, 32, warga Dadok Tunggul Hitam, Kota Padang.

Hasil analisa Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), episenter gempa bumi yang terjadi pukul 15.39 WIB dengan kekuatan 5,8 skala richter (SR) itu berada pada koordinat 2,79 LS dan 102,21 BT. Gempa jenis tektonik ini berada pada jarak 39 kilometer arah utara Kota Tubei, Kabupaten Lebong, Provinsi Bengkulu di kedalaman 164 kilometer.

Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono mengatakan, gempa bumi ini dipicu aktivitas subduksi Lempeng Indonesia-Australia ke bawah Lempeng Eurasia. Tepatnya di zona Benioff, yaitu zona subduksi Lempeng yang memiliki sudut tunjaman  relatif tajam di bawah Lempeng Eurasia.

“Zona ini mulai dari lepas pantai di sebelah barat Sumatera sampai terus menukik ke arah timur hingga ke bawah daratan pulau Sumatera. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan, gempabumi ini dipicu penyesaran sesar oblique cenderung turun (oblique normal),” ujarnya seperti rilis yang diterima JawaPos.com, Minggu (30/12).

Dari laporan masyarakat, guncangan gempa bumi tidak saja dirasakan di Bengkulu. Namun juga sampai ke Pesisir Selatan III MMI, Kepulauan Mentawai, Pariaman, dan Kota Padang II MMI. “Sampai kini, belum ada laporan dampak kerusakan. Gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami,” katanya.

Dari hasil monitoring BMKG, hingga pukul 16.05 WIB tidak menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock). “Kami harap masyarakat tenang dan tidak terpengaruh isu yang tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya,” imbau Rahmat.

Editor : Sari Hardiyanto

Reporter : (rcc/JPC)

Diguncang Gempa 5,8 SR, Warga Padang Berhamburan Keluar dari Mal