alexametrics

Pemkab Lembata Tetapkan Status Darurat Bencana

30 November 2020, 17:52:52 WIB

JawaPos.com–Pemerintah Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, telah menetapkan status darurat bencana di daerah itu akibat erupsi gunung berapi Ili Lewotolok. Ribuan warga mengungsi ke Kota Lewoleba ibu kota kabupaten tersebut.

”Status darurat bencana sudah kita tetapkan sejak hari pertama. Jadi saat ini Lembata dalam keadaan darurat bencana,” kata Bupati Lembata Eliyaser Yentji Sunur seperti dilansir dari Antara pada Senin (30/11). Hal itu disampaikan berkaitan dengan perkembangan bencana erupsi gunung berapi Ili Lewotolok yang saat ini sudah naik status dari level II atau waspada menjadi level III siaga.

Dia menambahkan, terkait status darurat bencana tersebut juga, sudah disampaikan ke Gubernur NTT Victor B. Laiskodat.

Eliyaser mengatakan, saat ini sejumlah pengungsi sudah dievakuasi dari 28 desa di bawah kaki lereng Gunung Ili Lewotolok. Mereka ditempatkan di tujuh titik lokasi pengungsian yang sudah dibangun tenda oleh BPBD, TNI, serta Polri.

Eliyaser Yentji Sunur menjelaskan, dari data yang diterima pada Senin (30/11) sampai dengan pukul 16.00 wita, sudah terdapat 4.628 warga yang dievakuasi. Namun dia mengakui, jumlah itu masih sementara.

”Jumlah itu masih sementara. Saat ini BPBD, TNI, dan Polri masih terus melakukan evakuasi terhadap warga di kaki gunung itu,” tutur Eliyaser Yentji Sunur.

Untuk mengantisipasi terjadinya persebaran covid-19 di tengah warga yang mengungsi, bupati dua periode itu mengatakan, pihaknya berusaha menerapkan protokol kesehatan Covid-19 di tempat pengungsian.

”Kami meminta warga yang mengungsi untuk tetap menjaga jarak, mencuci tangan, serta terus menggunakan masker. Sebab, selain mencegah Covid-19 penggunaan masker juga berguna karena hingga saat ini debu vulkanik masih terus menyebar hingga ke Lewoleba,” terang Eliyaser Yentji Sunur.

Pihaknya juga meminta para petugas kesehatan untuk selalu siaga memeriksa kesehatan para pengungsi, sehingga jika ada yang memiliki gejala sakit segera dipisahkan dari warga yang sehat, untuk dirawat di gedung yang sudah disiapkan.

Saksikan video menarik berikut ini:

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Reporter : Antara


Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads