JawaPos Radar

Ini Ternyata Alasan Paman Bejat Ajak Balita 3 Tahun Pulang Mandi

30/11/2017, 16:36 WIB | Editor: Muhammad Syadri
Ini Ternyata Alasan Paman Bejat Ajak Balita 3 Tahun Pulang Mandi
Ilustrasi (doc JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Polres Sorong Kota Seorang menangkap seorang pemuda berinisial LU (30). Ia ditangkap oleh Tim Resmob Polres Sorong Kota karena melakukan tindak pidana pencabulan terhadap keponakannya sendiri berinisia YD yang baru berusia 3 tahun.

Aksi bejat sang paman pertama kali diketahui oleh ibu korban, setelah korban mengadu bahwa pamannya telah memasukkan tangannya ke dalam (maaf) kemaluan miliknya. Ibu korban yang tak terima perbuatan sang paman, kemudian melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian Polres Sorong Kota.

Kanit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Sorong Kota, Ipda Fajar Hayyi yang dikonfirmasi Radar Sorong (Jawa Pos Group) ini mengatakan, kejadian pencabulan tersebut terjadi Senin (27/11) sekitar pukul 17.00 WIT.

Saat itu, pelaku yang memang keluarga korban, meminta izin kepada ibu korban untuk mengajak korban pulang lebih dahulu untuk dimandikan, setelah berjualan di Pasar Sentral Remu. “Karena korban ini keponakan pelaku, orang tua korban kemudian mengiyakan permintaan pelaku,” kata Fajar di ruang kerjanya, Rabu (29/11).

Sesampainya di rumah lanjut Kanit PPA, bukannya memandikan keponakannya tersebut, pelaku malah membawa korban ke kamarnya dan mengunci kamar tersebut. Di kamar itulah, pelaku dengan cekatan menurunkan celana korban.

“Setelah celana korban diturunkan, pelaku kemudian memasukkan kemaluannya ke vagina korban. Karena tidak muat, pelaku kemudian memasukkan jarinya kemudian menggoyangkan jarinya di dalam kemaluan korban,” jelas Fajar.

Setelah puas melakukan aksi cabulnya, pelaku pergi meninggalkan korban. Korban yang merasa kesakitan, kemudian menceritakan kejadian tersebut ke ibunya yang baru saja pulang dari pasar.

Mendengar penjelasan korban, orang tua yang tidak terima langsung berteriak memanggil keluarga dan warga sekitar untuk mencari pelaku, namun pelaku yang telah lebih dulu kabur, tak ditemukan lagi oleh keluarga korban dan warga sekitar.

Tak terima anak balitanya diperlakukan tak senonoh, ibu korban langsung mendatangi Mapolres Sorong Kota untuk membuat Laporan Polisi. Merespons laporan orang tua korban, pihaknya lanjut Kanit PPA, langsung melakukan pengejaran dan menangkap pelaku di rumah salah seorang keluarganya.

“Pelaku sudah kita tangkap dan saat ini sudah mendekam di dalam sel Mapolres Sorong Kota. Dalam waktu dekat ini akan kita periksa,” jelas Fajar.

(sad/jpg/ce1/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up