alexametrics

Polda Jatim Turunkan 2 Tim DVI

30 Oktober 2018, 12:48:42 WIB

JawaPos.com – Pesawat Lion Air JT-610 jatuh pada Senin (29/10) kemarin. Ada tiga warga asal Jawa Timur (Jatim) yang masuk dalam daftar manifes penumpang. Polisi kemudian mengirim bantuan berupa tim identifikasi korban.

Polda Jatim menurunkan dua tim Disaster Victim Identification (DVI) untuk membantu proses identifikasi korban kecelakaan Lion Air. Satu tim yang terdiri atas 2 orang berada di Surabaya. Sedangkan satu tim lagi yang terdiri dari 5 orang bersiaga di Blitar dan Madiun.

Kabiddokes Polda Jatim Kombes Pol dr Budi Heryadi mengatakan, tim akan melakukan pemeriksaan antemortem. Yakni, pemeriksaan yang terkait dengan korban semasa hidupnya. “Termasuk pengambilan data sampel darah dari orang tua guna mencocokkan DNA-nya,” kata dr. Budi di Mapolda Jatim, Selasa (30/10).

Selain menyiagakan tim DVI, Polda Jatim juga mengirim 2 tim ahli forensik ke Jakarta. Lima orang yang tergabung dalam 2 tim tersebut akan melakukan pemeriksaan postmortem.

Seperti diberitakan, 3 dari 189 penumoang dan kru pesawat Lion Air JT-610 adalah warga Jatim. Adalah Hesti Nuraini, warga Dusun Brubuh Desa Kalipang, Kecamatan Sutojayan, Kabupaten Blitar. Lalu seorang pramugari bernama Alfiani Hidayatul, warga Desa Mojorejo, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun. Terakhir, Deryl Fida Febrianto, warga Simo Pomahan Baru 67, Simomulyo Baru, Sukomanunggal, Surabaya.

Editor : Sofyan Cahyono

Reporter : (HDR/JPC)

Copy Editor :

Alur Cerita Berita

Lihat Semua
Polda Jatim Turunkan 2 Tim DVI