alexametrics

Polda DIJ Ambil Sampel DNA Keluarga Korban Lion Air JT6-10

30 Oktober 2018, 11:35:14 WIB

JawaPos.com – Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ) membantu mengidentifikasi korban jatuhnya pesawat Lion Air JT-610. Kini, petugas telah mengambil sampel Deoxyribo Nucleic Acid (DNA) dari keluarga korban di Dusun Nogosari 1, Desa Bandung, Kecamatan Playen, Kabupaten Gunungkidul.

Hal itu sebagai data tambahan untuk mendeteksi Herjuno yang merupakan salah seorang penumpang pesawat Lion Air JT-610 rute Cengkareng-Pangkal Pinang. Adapun sampel yang diambil berupa usapan pipi dalam dan darah dari orang tua korban. Petugas juga mengumpulkan data fisik yang dimiliki Herjuno.

“Luka fisik kalau masih kelihatan. Tapi yang penting itu gigi. Pernah memeriksa ke dokter mana kan ada catatannya,” kata Kaur DVI Polda DIJ dr Titik Rahma ditemui di sela melakukan pengambilan sampel DNA, Selasa (30/10).

Polda DIJ Ambil Sampel DNA Keluarga Korban Lion Air JT6-10
infografis jatuhnya pesawat Lion Air (Kokoh Praba)

Pengambilan sampel DNA merupakan instruksi dari pusat. Polda di seluruh Indonesia harus bergerak mengambil sampel darah dari keluarga korban kecelakaan pesawat Lion Air JT-610. “Sampel ini langsung kami kirim (ke pusat),” tukas Titik.

Di DIJ, baru diketahui ada 2 keluarga penumpang pesawat nahas tersebut. Selain Herjuno, satu lagi keluarga korban berada di Jalan Kaliurang kM 5, Kabupaten Sleman. “Tapi orang tua di sana sudah ke Jakarta. Jadi kami ambil sampelnya hanya di sini saja,” ucapnya.

Rifqi Jauhari, 40, adik Herjuno mengatakan, sampai saat ini masih belum ada kejelasan kabar dari kakaknya. Pelindo yang merupakan kantor tempat Herjuno bekerja juga telah mengerahkan seluruh kemampuan. “Keluarga juga sudah ada yang ke sana sejak kemarin sore, Di Lion krisis center. Kami masih menunggu informasi,” ucapnya.

Sebagai informasi, Herjuno Darpito merupakan salah seorang penumpang pesawat Lion Air yang kecelakaan pada Senin (29/10) pagi. Ia merupakan anak pertama dari 5 bersaudara dari pasangan Marwandi, 74, dan Masiyah, 67. Herjuno selama ini tinggal di daerah Tangerang, Jawa Barat bersama keluarganya. Ia bekerja di Pelabuhan Pangkal Pinang.

Pesawat nahas Lion Air JT-610 rute Cengkareng-Pangkal Pinang mengalami kecelakaan 13 menit setelah lepas landas dari Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Senin (29/10) pukul 06.20 WIB. Pesawat itu jatuh di kawasan perairan Karawang.

Editor : Sofyan Cahyono

Reporter : (dho/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat Semua
Close Ads
Polda DIJ Ambil Sampel DNA Keluarga Korban Lion Air JT6-10