JawaPos Radar

Wisata Heritage Malang Pikat Wisatawan Mancanegara

30/10/2017, 19:00 WIB | Editor: Suryo Eko Prasetyo
Alun-alun Kota Malang di Jalan Medan Merdeka, kawasan Kayu Tangan
IKON: Alun-alun Kota Malang di Jalan Merdeka, kawasan Kayu Tangan. (Akudanruangpublik.wordpress.com)
Share this

JawaPos.com - Kota Malang rupanya cukup menarik wisatawan mancanegara (wisman) untuk datang berkunjung. Salah satunya karena wisata heritage-nya. Hal itu tercermin dari data Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Kota Malang.

Berdasar data yang diterima JawaPos.com, kunjungan turis hingga Oktober 2017 menunjukkan ada sekitar 55 ribu wisman yang datang. Jumlah tersebut mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya.

''Wisman tahun lalu (2016) mencapai 50 ribu,'' ujar Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Kota Malang Gagoek Soenar Prawito. Gagoek mengatakan, wisman saat ini lebih beragam negara asalnya.

Pengunjung di Alun-alun Merdeka Kota Malang
INTERAKSI: Para pengunjung di Alun-alun Merdeka Kota Malang. (Akudanruangpublik.wordpress.com)

Antara lain Belanda, Perancis, Italia, Polandia, India, Rusia, dan Malaysia. Dia menyampaikan, para wisman tersebut rata-rata mengunjungi wisata heritage yang ada di Malang.

Seperti bangunan di daerah Kayu Tangan, alun-alun Merdeka, stasiun Kota Baru, dan lain sebagainya. ''Jalan Ijen juga masih menjadi favorit,'' imbuhnya.

Selain Kota Malang, wisman juga tidak jarang memilih destinasi wisata di Kota Batu dan sekitarnya. Seperti wisata buatan museum angkut hingga Masjid Tiban yang berada di Turen.

Gagoek mengungkapkan, pihaknya saat ini menargetkan untuk mendatangkan wisatawan yang berasal dari Timur Tengah. Hal itu seiring dengan wisata halal yang saat ini sedang dirintis Pemerintah Malang.

''Saat ini kami sedang merintis wisata halal. Mulai rumah makan hingga tempat penginapan,'' jelasnya. Beberapa tempat makan pun sedang didorong untuk segera mendapatkan sertifikasi halal.

(fis/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up