alexametrics

Petaka Kapal Terbakar di Karimunjawa, 209 Orang Selamat

30 Oktober 2017, 07:43:43 WIB

JawaPos.com – Petaka yang dialami Kapal Motor Penumpang (KMP) Dharma Kencana II pada Minggu dini hari (29/10) begitu cepat. Saat berlayar membawa ratusan orang dari Pelabuhan Tanjung Emas Semarang-Pelabuhan Pontianak kapal terbakar di perairan Laut Jawa. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Semua penumpang dan awak kapal berhasil diselamatkan.

Kebakaran KMP Dharma Kencana II tersebut terjadi pada Minggu (29/10) pukul 03.45 WIB. Lokasi kebakaran berada di posisi 47 mil barat laut Pulau Karimun Jawa dengan koordinat 05 04 858′ S//109 53 900′ E.

KSOP Pelabuhan Tanjung Emas Semarang Gajah Rooseno pada Minggu malam (29/10) menjelaskan, KMP Dharma Kencana II berangkat dari Pelabuhan Tanjung Emas Semarang dengan tujuan Pelabuhan Pontianak, Kalimantan, pada Sabtu (28/10) pukul 17.00. Namun, di tengah perjalanan sekitar lokasi barat laut Pulau Karimun Jawa, kapal tersebut terbakar.

kebakaran kapal
Ilustrasi kapal terbakar beberapa waktu lalu (dok. JawaPos.com)

“Kemudian, kami mendapat informasi dan selanjutnya berkoordinasi dengan unsur-unsur di lapangan yang meliputi Basarnas, TNI-AL, polair, unsur KNKPLP, termasuk DLU, untuk melakukan evakuasi,” terangnya.

Sebelum tim unsur berangkat melakukan evakuasi, pihaknya berkoordinasi dengan Kapal Kirana 1 yang kebetulan berlayar tidak jauh dari lokasi KMP Dharma Kencana II yang terbakar. Nah, Kapal Kirana 1 kemudian putar haluan dan mengitari sekitar perairan. Mereka menemukan kapal yang mengalami musibah.

“Kirana 1 tiba pukul 12.00. Awak kapal kemudian meninggalkan kapal karena kondisinya sudah tidak bisa dikendalikan. Apinya semakin besar,” katanya.

Awak kapal Kirana 1 langsung mengevakuasi semua orang di KMP Dharma Kencana II. “Jumlah penumpang dewasa 132 orang, anak-anak 4, dan bayi 2, awak kapal 40 orang, kemudian vendor 31 orang. Jumlah seluruhnya yang ada di kapal 209 orang,” terangnya.

Untuk menghindari adanya penumpang maupun ABK yang masih tertinggal, tim Basarnas masih terus melakukan pencarian hingga tadi malam. “Semua luar biasa. Namun, kami tidak bisa memastikan semuanya. Pengalaman yang sudah-sudah, karena kejadian ini saat pagi, dikhawatirkan ada satu atau dua orang yang tidak terpantau. Karena kebakaran, bisa saja panik atau mungkin masih tertidur, kita tidak tahu. Tapi, berdasar manifes ini, semua selamat,” jelasnya.

Selanjutnya, ratusan penumpang yang telah dievakuasi dibawa ke Pelabuhan Kumai, Kalimantan Tengah. Pertimbangannya, jarak tempuh lebih dekat dibanding menuju Pelabuhan Pontianak.

“Kirana 1 ini satu perusahaan (dengan kapal yang terkena musibah). Kebetulan di Kirana 1 telah tersedia makanan dan tempat istirahat. Pihak perusahaan juga telah datang ke sini dan mengoordinasikan bagaimana nanti setelah tiba di Kumai,” katanya.

Untuk alasan lain dibawa ke Pelabuhan Kumai dan tidak dibawa ke Semarang, Gajah khawatir kejadian tersebut tidak akan terkendali. Selain itu, pihak perusahaan telah menyediakan tempat istirahat bagi penumpang KMP Dharma Kencana.

Yang menjadi masalah saat ini, kapal yang terbakar tersebut tidak tenggelam dan masih terapung. Dikhawatirkan, hal tersebut akan menimbulkan masalah baru apabila tidak segera ditangani.

“Kapal itu terapung dan tidak terikat di dasar laut. Dan terus mengapung mengikuti arah arus. Dikhawatirkan akan menjadi kecelakaan kedua. Karena itu, kami meminta DLU untuk mengawasi malam ini sampai besok. Kalau larap atau liar kapal itu, tidak tertutup kemungkinan kapal besar akan nabrak karena ini di alur pelayaran,” tegasnya. 

Editor : admin

Reporter : (mha/lyn/c21/ami)


Close Ads
Petaka Kapal Terbakar di Karimunjawa, 209 Orang Selamat