JawaPos Radar | Iklan Jitu

Sulitnya Menembus Palu dan Donggala Setelah Gempa 7,4 SR

Relawan ACT Naik Hercules dari Makassar

30 September 2018, 11:29:36 WIB | Editor: Ilham Safutra
Sulitnya Menembus Palu dan Donggala Setelah Gempa 7,4 SR
Relawan ACT saat akan bertolak ke Palu dari Bandara Hasanuddin, Makassar, Sulsel, Minggu (30/9). (ACT for JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Jumat sore (28/9) Kabupaten Donggala diguncang gempa 7,4 SR. Akibat bencana alam itu, Kota Palu pun dilanda gelombang tsunami. Sontak malam itu juga tanah air berduka. Masyarakat berupaya mencari informasi dan kabar tentang sanak keluarga mereka. Namun komunikasi terputus. Semua akses komunikasi, transportasi, dan fasilitas publik lainnya nyaris lumpuh.

Sejumlah relawan dari daerah lain pun berupaya bergerak memberikan bantuan tenaga. Hanya saja upaya menuju ke dua daerah itu terkandala akses yang terputus. Bahkan sejumah relawan dari Aksi Cepat Tanggap (ACT) terus berusaha mencari alternatif untuk menembus lokasi yang menelan ratusan jiwa itu.

Sempat terpikir untuk menembus Palu dan Donggala lewat Gorontalo, namun pilihan itu sangat sulit. Sebab, sejumlah jalan alami keretakan dan putus. Bahkan sampai Sabtu (29/9) malam dapat dikatakan hampir mustahil untuk bisa tiba kedua daerah teesebut menggunakan kendaraan roda empat.

Kepanikan warga sesaat setelah gempa dan tsunami melanda Donggala dan Palu. (Relawan for ACT)

Titik terang didapatkan, Minggu (30/9) pagi Bandara Sis Mutiara Al Jufri Kota Palu dinyatakan untuk pesawat Hercules. Lantas tim ACT pun mengerahkan relawan untuk bergerak dari Bandara Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel).

“Manifes penumpang sudah terdaftar. Kami berangkat langsung menuju Kota Palu menggunakan Hercules TNI AU Ahad (30/9) pagi. Kami membawa 24 orang relawan ACT Sulsel,” ujar Kepala Cabang ACT Sulsel Syahrul Mubaraq dalam keterangan persnya yang diterima JawaPos.com, Minggu (30/9).

Syahrul Mubaraq pun langsung memimpin timnya terbang ke Palu. Rombongan relawan ACT yang terbang ke Palu berkualifikasi search and rescue (SAR).

“Tim terbaik kloter pertama dari Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) ACT Sulsel, Minggu pagi terbang langsung menuju Palu. 23 orang dengan kualifikasi SAR, 1 orang dengan kualifikasi medis,” ungkap Syahrul sesaat sebelum lepas landas.

Tiba di lokasi setelah sejam perjalanan udara dari Makassar, puluhan relawan ACT Sulsel akan berfokus di Kota Palu.

"Kami akan mengambil tindakan cepat untuk melanjutkan evakuasi korban di bawah runtuhan gempa, juga menyisir pesisir pantai Palu mencari kemungkinan korban tambahan akibat gelombang tsunami,” ujarnya.

Di Palu, Tim ACT Sulsel juga akan mencari titik-titik untuk membuka posko kemanusiaan. Di samping dari Sulsel, relawan ACT dari daerah lain juga ikut bergerak. Di antaranya dari Gorontalo. Mereka sudah tiba di area Kebun Kopi, Parigi Moutong, Minggu (30/9) pagi.

“Sekitar dua jam perjalanan lagi Insya Allah tiba di Kota Palu," Lukman Solehuddin, Tim Emergency Response ACT yang bergerak dari Gorontalo.

Lukman menyebut, Jalan yang longsor dan terputus di Parigi Moutong mulai diperbaiki. Di sana sudah tidak terjadi antrean kendaraan hingga minggu pagi. "Semoga jalur Parigi-Palu bisa benar-benar dilewati. Mohon doanya,” tandasnya.

(iil/JPC)

Alur Cerita Berita

Korban Gempa Sulteng Mulai Tinggalkan Pengungsian 30 September 2018, 11:29:36 WIB
Napi Lapas Palu Serahkan Diri ke Rutan Solo 30 September 2018, 11:29:36 WIB
RSU UMM Kirim Empat Tenaga Medis ke Donggala 30 September 2018, 11:29:36 WIB
1.200 KK Korban Gempa Sulteng Akan Tempati Huntara 30 September 2018, 11:29:36 WIB
PMI Dirikan Klinik Lapangan di Donggala 30 September 2018, 11:29:36 WIB
Pencarian Korban Gempa Sulteng Dihentikan 30 September 2018, 11:29:36 WIB
PMI Sulteng Target Bangun Dua Instalasi Air Bersih 30 September 2018, 11:29:36 WIB
Korban Tewas Gempa Sulteng Capai 2.037 Orang 30 September 2018, 11:29:36 WIB
Pemprov Sulteng Bantah Hilangnya Aset Bappeda Palu 30 September 2018, 11:29:36 WIB
3 Daerah di Sulteng bakal Dibangun Monumen Gempa 30 September 2018, 11:29:36 WIB
Usai Gempa Sulteng, Polri Aktifkan Layanan 30 September 2018, 11:29:36 WIB
Kelangkaan BBM Mulai Teratasi 30 September 2018, 11:29:36 WIB
UNS Siap Tampung Mahasiswa Korban Gempa Sulteng 30 September 2018, 11:29:36 WIB
Akses ke Palu Makin Mudah 30 September 2018, 11:29:36 WIB
Pasar Manonda Palu Kembali Bergeliat 30 September 2018, 11:29:36 WIB
Jokowi Kerahkan Psikolog ke Sulteng 30 September 2018, 11:29:36 WIB
73 Pengungsi Asal Palu Tiba di Malang 30 September 2018, 11:29:36 WIB
Penyebar Hoax Soal Gempa Sulteng Ditangkap 30 September 2018, 11:29:36 WIB
Gempa Sulteng, 2.736 Sekolah Rusak 30 September 2018, 11:29:36 WIB
Membantu Sesama, Pedagang di Palu Tak Naikkan Harga 30 September 2018, 11:29:36 WIB
Gempa Sulteng, Pemprov Jateng Kirim 100 Relawan 30 September 2018, 11:29:36 WIB
Polres Malang Kota Galang Dana Setiap Apel Pagi 30 September 2018, 11:29:36 WIB
Pemprov Sumsel Akan Sumbang Beras ke Sulteng 30 September 2018, 11:29:36 WIB
Elite Partai-DPR Minta Pemerintah Pangkas Birokrasi 30 September 2018, 11:29:36 WIB
TNI Kirim Tiga Pesawat ke Palu 30 September 2018, 11:29:36 WIB
IPI Harap Masyarakat Sulteng Bangkit Dari Kesedihan 30 September 2018, 11:29:36 WIB
Gempa Sulteng, Jateng Siap Kirimkan Tenaga Medis 30 September 2018, 11:29:36 WIB
Alasan Korban Gempa Sulteng Menjarah Minimarket 30 September 2018, 11:29:36 WIB
BNPB: 224 Gempa Susulan Terjadi di Sulawesi Tengah 30 September 2018, 11:29:36 WIB
DPR Wacanakan Tambah Anggaran BMKG, Ini Alasannya 30 September 2018, 11:29:36 WIB
Bulog Kirim 5 Ton Daging ke Palu dan Donggala 30 September 2018, 11:29:36 WIB
800 Kg Rendang untuk Korban Gempa Sulteng 30 September 2018, 11:29:36 WIB
UAS Pimpin Salat Gaib untuk Korban Gempa Sulteng 30 September 2018, 11:29:36 WIB
Tangani Gempa Sulteng, Diperlukan Triliunan Dana 30 September 2018, 11:29:36 WIB
Tenda Robek, Logistik Menipis, Dapur Umum Belum Ada 30 September 2018, 11:29:36 WIB
Jumlah Pengungsi di Kota Palu Capai 16.723 Orang 30 September 2018, 11:29:36 WIB
Tsunami Sulteng Tingginya Mencapai 6 Meter 30 September 2018, 11:29:36 WIB
Korban Gempa Palu: Tolong Doakan Kami! 30 September 2018, 11:29:36 WIB
BNPB: Mayoritas Gempa Terjadi Saat Akhir Pekan 30 September 2018, 11:29:36 WIB
Runway Retak 250 Meter, Bandara Palu Kembali Dibuka 30 September 2018, 11:29:36 WIB
Tsunami di Palu Disebabkan Karena Dua Faktor 30 September 2018, 11:29:36 WIB
BNPB: Jalur Darat Palu ke Poso Lumpuh 30 September 2018, 11:29:36 WIB
Takut Gempa Susulan, Warga Palu Tidur di Jalanan 30 September 2018, 11:29:36 WIB
48 Korban Meninggal Dunia Gempa Sulteng 30 September 2018, 11:29:36 WIB
TNI Kirim 6 Ton Alkes ke Sulteng 30 September 2018, 11:29:36 WIB
Jokowi Terus Pantau Gempa dan Tsunami di Sulteng 30 September 2018, 11:29:36 WIB
Gempa Donggala Disebabkan Aktifitas Sesar Palu Koro 30 September 2018, 11:29:36 WIB
Keluarga Sandi Sute Jadi Korban Gempa di Sulawesi 30 September 2018, 11:29:36 WIB
Gempa Susulan Masih Terjadi di Donggala 30 September 2018, 11:29:36 WIB
BMKG Cabut Status Potensi Tsunami Gempa Donggala 30 September 2018, 11:29:36 WIB
Gempa Donggala, 1 Warga Meninggal Dunia 30 September 2018, 11:29:36 WIB
Gempa 5,9 SR Guncang Donggala, Warga Berhamburan 30 September 2018, 11:29:36 WIB
Lihat semua

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up