JawaPos Radar

Penerimaan Pajak UMKM Diharapkan Meningkat

30/08/2018, 12:21 WIB | Editor: Sofyan Cahyono
Rudy Gunawan Bastari
Kepala Kanwil DJP Jawa Timur III Rudy Gunawan Bastari. (Fiska Tanjung/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jawa Timur (Jatim) III menargetkan penerimaan pajak dari sektor usaha mikro kecil menengah (UMKM) bisa meningkat pada tahun ini. Pasalnya, penerimaan dari sektor tersebut masih terbilang rendah.

Kepala Kanwil DJP Jatim III Rudy Gunawan Bastari mengatakan, sejauh ini pajak UMKM masih belum berpengaruh signifikan. “Sejauh ini yang menjadi tumpuan penerimaan kami dari sektor tembakau (rokok), perdagangan dan real estate,” ujar Rudy, Kamis (30/8).

Kini, tarif Pajak Penghasilan (PPh) untuk UMKM sudah turun menjadi 0,5 persen. Dari sebelumnya PPh UMKM sebesar 1 persen. Hal itu tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 23 tahun 2018 tentang Pajak Penghasilan atas Penghasilan dari Usaha yang Diterima atau Diperoleh Wajib Pajak yang Memiliki Peredaran Bruto Tertentu.

Rudy menjelaskan,para Wajib Pajak (WP) bisa memilih untuk mengikuti tarif dengan skema final 0,5 persen atau menggunakan skema normal yang mengacu pada pasal 17 Undang-Undang Nomor 36 tahun 2008 tentang Pajak Penghasilan.

Sementara untuk jangka waktu pengenaan tarif PPh final 0,5 persen, bagi WP orang pribadi yakni selama tujuh tahun, WP Badan berbentuk Koperasi, Persekutuan Komanditer atau Firma selama empat tahun. “Sementara untuk WP Badan berbentuk Perseroan Terbatas selama tiga tahun,” paparnya.

Bagi para WP yang terlambat menyetorkan pajak, nantinya diberi sanksi berupa bunga sebesar 2 persen dari pajak yang dibayar setiap bulan. “Sanksi administrasi tersebut juga sudah diatur dalam undang-undang,” tegas Rudy.

Sebagai informasi, target penerimaan pajak pada Kantor Wilayah DJP Jatim III pada 2018 sebesar Rp 31,5 triliun. Realisasinya hingga 31 Juli 2018 sudah mencapai 43,5 persen. “Kami berharap sampai akhir bulan ini bisa di angka 53,5 persen,” harap Rudy.

(fis/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up