JawaPos Radar

Gudang Kayu Terbakar, Rp 750 Juta Jadi Arang

30/08/2018, 05:50 WIB | Editor: Estu Suryowati
Gudang Kayu Terbakar, Rp 750 Juta Jadi Arang
MEMBARA. Si jago merah berkobar di kompleks PT Kalamur Rabu (29/8) malam. Satu ruangan ludes terbakar. (Dwi Restu/Kaltim Post/Jawa Pos Group)
Share this

JawaPos.com - Sebuha gudang di kompleks perusahaan PT Kalamur, Jalan Ekonomi, RT 15, Kelurahan Loa Buah, Kecamatan Sungai Kunjang, terbakar pada Rabu (29/8) malam. Satu ruangan khusus yang terbakar yakni tempat pengeringan kayu.

Dari informasi yang dihimpun, penyebab kebakaran di perusahaan kayu yang sudah berdiri puluhan tahun itu lantaran kelalaian karyawan yang bertugas mengawasi ruang kiln dry (pengering kayu). "Informasinya demikian," ujar seorang petugas jaga di perusahaan kayu tersebut dikutip dari Kaltim Post (Jawa Pos Group), Kamis (30/8).

Api yang berkobar sekitar pukul 19.05 Wita itu disebabkan tumpukan material sekaligus bangunan yang seluruhnya juga terbuat dari kayu.
Saipudin, seorang petugas keamanan di perusahaan tersebut mengaku tak banyak mengetahui kejadian tersebut.

"Pokoknya saya datang api sudah besar," ujarnya singkat.

Dia berusaha mengabarkan peristiwa tersebut melalui walkie-talkie (HT), hingga sampai ke saluran pemancar HT petugas pemadam kebakaran.

Tak banyak yang bisa dia lakukan. Namun, beberapa warga yang masih beraktivitas di sekitar lokasi kejadian langsung keluar berusaha menyelamatkan barang berharga.

Beruntung, angin tak berhembus kencang tadi malam. Pasalnya, jarak bangunan cukup dekat. Relawan pemadam pun berusaha mencari titik air.

Akibat aksi si jago merah, sebanyak 250 kubik kayu jenis meranti ludes tak tersisa. Adapun per kubiknya dihargai Rp 3 juta.

Kerugian perusahaan diperkirakan mencapai Rp 750 juta. Itu belum ditambah dengan kerusakan bangunan dan alat-alat pekerjaan lainnya.

Kanit Reskrim Polsek Sungai Kunjang Ipda Suyatno menjelaskan, anggotanya tengah memintai beberapa keterangan di lokasi.

"Untuk lebih detailnya tunggu pemeriksaan lanjutan," tegas perwira balok satu tersebut.

Polisi juga enggan berspekulasi terkait penyebab kebakaran tersebut. Hingga pukul 22.15 Wita, petugas pemadam masih melakukan tahap pembasahan. Pasalnya, bangunan dan bahan-bahan dari kayu, cukup cepat membuat api mudah membesar.

(jpg/est/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up