JawaPos Radar

Tito Karnavian Ungkap Peran Al-Khairaat Tangani Kelompok Santoso

30/06/2018, 18:51 WIB | Editor: Dhimas Ginanjar
Tito Karnavian Ungkap Peran Al-Khairaat Tangani Kelompok Santoso
Kapolri Jenderal Tito Karnavian bersama Ketua Umum Al-Khairaat Habib Saggaf bin Muhammad Al Jufri di Haul Emas Guru Tua, Sabtu (30/6) di Palu, Sulawesi Tengah. (Istimewa)
Share this

JawaPos.com – Kapolri Jendral Tito Karnavian menghadiri Haul Emas Guru Tua di Al-Khairaat, Palu, Sulawesi Tengah. Di sana, Tito yang pernah menjadi Kapolda di Sulawesi Tengah ingat betul dengan sepak terjang Al-Khairaat. Termasuk, saat membantu polisi menangani kelompok Santoso yang muncul pasca konflik Poso.

Saat memberikan sambutan, Tito mengakui penanganan kelompok Santoso tidak murni dilakukan oleh Polri. Ada peran Al-Khairaat. Meski, Tito tidak menjelaskan secara rinci bagaimana kondisi saat itu. ”Jadi, bukan hanya Polri, tapi ulama juga membantu,” ujarnya, Sabtu (30/6) di Palu, Sulawesi Tengah.

Setidaknya ada dua ulama yang terjun langsung dalam upaya penanganan Poso supaya kembali kondusif. Yakni, Habib Sholeh Alaydrus alias Habib Rotan dan Ustad Ghani. Keduanya mendapatkan instruksi dari Ketua Umum Al-Khairaat untuk bisa membantu penanganan kasus di Poso.

”Saya juga ingat betul dengan Habib Rotan,” ujarnya. Tito lantas bercerita bagaiman Habib Sholeh sampai mendapat julukan Habib Rotan. Katanya, julukan itu didapat karena dia pernah melawan orang yang memakai pedang hanya dengan sebuah rotan. ”Itu saya tahu betul,” imbuhnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, Al-Khairaat juga memiliki jasa yang besar kepada bangsa dan negara. Sebab, ikut membantu perjuangan kemerdekaan Indonesia melalui Pendidikan Islam. ”Al-Khairaat ini ikut membantu perjuangan kemerdekaan Indonesia. Organisasi yang fokus dalam pendidikan ini sudah ada sebelum negara merdeka,” tuturnya.

(idr/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up