JawaPos Radar

Sisa Rp 280 M, Pemkot Malang Prioritaskan Perbaiki Jalan Rusak

30/06/2018, 22:37 WIB | Editor: Sari Hardiyanto
Jalan Rusak
ILUSTRASI: JALAN RUSAK: Pemkot Malang berencana menggunakan sisa anggaran 2017 untuk perbaikan infrastruktur, salah satunya jalan rusak. (Mokhamad Zubaidillah/Jawa Pos Radar Bromo)
Share this image

JawaPos.com - Alokasi dana anggaran Kota Malang tahun 2017 masih tersisa Rp 280 miliar. Dana tersebut rencananya akan dibagi untuk sejumlah kegiatan tambahan. Salah satunya terkait pembenahan infrastruktur, terutama penanganan jalan rusak.

Dalam perubahan anggaran keuangan (PAK) APBD Perubahan Kota Malang, salah satu organisasi perangkat daerah (OPD) yang akan digelontor dana Sisa Lebih Penggunaan Anggaran (Silpa) 2017 adalah Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Malang.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang, Wasto menjelaskan, dari sekitar Rp 400 miliar total Silpa Kota Malang tahun anggaran 2017, yang akan dialokasikan di PAK sekitar Rp 280 miliar.

"Ada sekitar Rp 129 miliar yang sebelumnya sudah dialokasikan di APBD induk 2018. Sebagian juga digunakan termasuk untuk kegiatan yang mendahului PAK, misalnya Asian Games dan lain-lain," ujarnya.

"Tinggal sekitar Rp 280 miliar yang bisa digunakan dalam APBD Perubahan nanti dari sekitar Rp 400 miliar," lanjutnya.

Wasto sendiri belum merinci penggunaan anggaran tersebut. Namun, terlepas dari hal itu, ada satu hal yang akan dijadikan prioritas, yakni terkait infrastruktur. Salah satunya masalah jalan berlubang yang saat ini masih menjadi momok di Kota Malang.

Selain itu, dana tersebut rencananya juga akan digunakan untuk pengadaan mobil pemadam kebakaran (damkar). "Di Satpol PP ingin miliki mobil damkar dengan ketinggian tertentu. Karena dengan tumbuhnya bangunan-bangunan tinggi di Kota Malang, sehingga perlu ada antisipasi sarana pemadam kebakarannya," ujarnya.

Menurut Wasto, pekan ini pihak Pemkot Malang akan melakukan finalisasi rencana kerja (renja) PAK. Hal itu dilakukan dengan menyesuaikan anggaran yang tersedia dengan program-program prioritas yang bakal digarap di akhir tahun. "Pekan ini finalisasi renja PAK, minggu depan dikirim ke provinsi untuk mendapatkan verifikasi terkait ranperwal perubahan RKPD," pungkasnya.

(fis/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up