alexametrics

Maaf! Di Pulau yang Indah Ini, Anda Tak Bisa Selfie

Disewa Asing Selama 50 Tahun
30 Maret 2018, 09:00:58 WIB

JawaPos.com – Siapa orang yang tak terpikat hatinya melihat hamparan pasir putih berpayung langit biru sepanjang hari. Panorama khas pesisir pulau-pulau wilayah tropis ini tentu saja membuat orang yang menikmati keindahannya ingin berswa-foto, lantas memamerkannya kepada kerabat.

Namun di pulau ini, Anda tak bisa asal-asalan ber-selfie ria. Reporter Radar Tarakan bersama sejumlah media dalam rombongan Pertamina EP dan Kaltara Tour and Travel pun tak dapat mengabadikan momen indah di Pulau Bakungan atau yang lebih tersohor dengan nama Virgin Cocoa Island itu.

“Selamat siang. Ada yang bisa saya bantu? Anda boleh berjalan kaki di kawasan ini. Namun, hanya dapat menikmati pemandangannya saja. Tidak boleh menggunakan fasilitas atau mengambil gambar apapun di lokasi ini,” ucap seorang pria berbadan tinggi berkulit putih dalam bahasa Inggris menyapa rombongan, dikutip dari Radar Tarakan (Jawa Pos Grup), Jumat (30/3).

Ya, aturan itu membuat rombongan sedikit kecewa. Pulau itu milik Indonesia, tetapi orang-orang sendiri tidak bisa mengabadikan pemandangan alam nan indah di pulau itu.

“Itu haknya untuk melarang, karena tidak ingin wilayahnya terekspos,” kata pemandu rombongan, Budiman.

Tak dimungkiri Virgin Cocoa Island sungguh menawan hati. Nuansa di pantai itu sangat romantis. Untuk pergi ke sana, turis harus menggunakan speedboat yang dikemudikan dengan kecepatan rendah.

Hal itu dilakukan agar terumbu karang di perairan dangkalnya, tidak rusak. Sayangnya kata Budiman, Virgin Cocoa dikuasai warga Amerika Serikat. Konon disewa selama 50 tahun terhitung dari 2008 lalu.

“Jadi hanya dikontrak aja, bukan dibeli. Saya tidak mengetahui berapa biaya kontraknya per tahun. Tapi untuk pajaknya sampai ratusan juta per satu tahun,” imbuhnya.

Ukuran Virgin Cocoa hanya 6.000 meter persegi.  Di tengah-tengah penginapan di pulau itu, ada kolam renang yang mewah. Sehingga, setiap orang yang menginap tidak hanya dapat berenang di laut, namun juga bisa berenang di kolam renang.

Virgin Cocoa Island juga ditumbuhi banyak pohon kelapa, teduh untuk dilalui, meski hanya ditempuh dengan berjalan kaki. Untuk diketahui, agar dapat menikmati fasilitas di pulau tersebut, setiap turis wajib membayar Rp 3,5 juta per penginapan.

Hal itulah yang membuat masyarakat Indonesia datang hanya untuk melihat-lihat dan tidak menginap. “Tapi kalau mau menginap, dan merasa sanggup bayar, ya bisa,” kata Budiman.

Dengan eksotismenya itu, Virgin Cocoa Island pun menjadi salah satu destinasi wisata terbaik di selatan Kalimantan Utara (Kaltara). Bahkan banyak yang menilai, pulau ini lebih mempesona dan alami ketimbang Pulau Derawan.

Tentu tepat sekali jika Anda memutuskan untuk memilih Virgin Cocoa Island sebagai lokasi liburan, meski harus menahan diri untuk berswa-foto. Selamat liburan!

Editor : Estu Suryowati

Reporter : (jpg/est/JPC)


Close Ads
Maaf! Di Pulau yang Indah Ini, Anda Tak Bisa Selfie