alexametrics

Razia Antisipasi Narkoba di Rutan Surakarta, Temukan Barang Terlarang

30 Januari 2021, 21:03:14 WIB

JawaPos.com–Tim gabungan melakukan razia di dalam kamar sel warga binaan di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas 1A Surakarta, guna antisipasi peredaran narkoba. Tim gabungan itu terdiri atas petugas Rutan Surakarta dan Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polresta Surakarta.

”Petugas gabungan setelah memeriksa blok C dan D, sekaligus melakukan tes urine sebanyak 20 warga binaan sebagai sampel. Meski hasilnya semua negatif narkoba,” kata Kepala Rutan Kelas 1A Kota Surakarta Urip Dharma Yoga seperti dilansir dari Antara di Solo, Sabtu (30/1).

Menurut Urip Dharma Yoga, petugas gabungan saat memeriksa di dalam kamar sel, para penghuni diminta menunggu di teras blok. Tim gabungan mengecek dan menyisir setiap sudut kamar untuk mencari barang-barang terlarang di dalam sel.

Dari hasil razia, petugas menemukan sejumlah barang terlarang. Seperti senjata tajam rakitan, alat cukur, gunting, batu baterai, charger handphone berikut beberapa telepon genggam dan tiga unit smartphone, dan obat-obatan.

”Obat-obatan ini, tidak semestinya ada di dalam kamar sel,” tutur Urip Dharma Yoga.

Menurut Urip, seharusnya untuk mengonsumsi obat tersebut sudah dijadwal dan hanya boleh dikonsumsi di Poliklinik Rutan. Jadi hanya diberikan kepada warga binaan yang sakit.

”Ini menjadi catatan kami. Razia ini sebagai tindakan pencegahan gangguan keamanan. Dengan tujuan menciptakan kondisi Rutan Surakarta yang bebas dari narkoba dan barang-barang terlarang lainnya,” ujar Urip Dharma.

Oleh karena itu, pihaknya berterima kasih kepada Polresta Surakarta yang telah berkontribusi untuk turut mengantisipasi peredaran narkotika di dalam rutan. Sebab, personel rutan memang terbatas. Sehingga, butuh dukungan dari Polresta Surakarta khususnya anggota Satres Narkoba dan Sabhara.

Dia menambahkan, sejumlah handphone diserahkan kepada Satres Narkoba Polresta Surakarta untuk ditindaklanjuti. Pihaknya tetap komitmen memberantas peredaran narkoba di Rutan Kelas IA Kota Surakarta.

”Saat proses razia semua warga binaan dikeluarkan dari kamar sel, jadi tidak diketahui barang yang didapat ini milik siapa. Mereka ketika ditanya tidak ada yang mengaku,” tutur Urip Dharma Yoga.

Dia mengatakan jumlah warga binaan di Rutan Kelas 1A Surakarta hingga saat ini mencapai 432 orang atau mengalami over kapasitas yang seharusnya idealnya diisi hanya 293 orang.

Kasatnarkoba Polresta Surakarta Kompol Rikha Zulkarnaen menambah, pihaknya terus bersinergi dengan Rutan Kelas IA Kota Surakarta dalam pemberantasan narkotika. Langkah tersebut untuk mengantisipasi peredaran narkoba di tempat yang jarang tersentuh.

”Razia ini supaya tidak terjadi peredaran narkoba yang dikendalikan di dalam rutan,” ucap Rikha.

Saksikan video menarik berikut ini:

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Reporter : Antara

Saksikan video menarik berikut ini:




Close Ads