alexametrics

14 Dubes RI Minta Wejangan Risma

30 Januari 2019, 19:38:04 WIB

JawaPos.com- Sebanyak 14 duta besar (dubes) RI akan memulai tugasnya di beberapa negara. Sebelum bertolak ke negara tujuan, mereka menyempatkan diri untuk meminta wejangan dari Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, Rabu (30/1).

Risma banyak menyampaikan beberapa hal terkait tugas mereka sebagai dubes. Salah satunya adalah soal hubungan perdagangan antara Surabaya dengan sister city di 14 negara sahabat yang bakal menjadi tempat tugas para dubes itu.

Risma mengatakan, para dubes harus berhati-hati mengelola hubungan dagang antar negara. Khususnya antar sister city. Menurutnya, pangsa pasar produk Surabaya tidak selalu punya prospek cerah di luar negeri.

“Jangan selalu membaca bahwa luar negeri itu pangsa pasar yang bagus. Kita harus hati-hati. Kalau tidak, justru kita yang kalah (saingan),” kata Risma di Balai Kota Surabaya.

Mantan Kepala Bappeko itu manambahkan, pasar perdagangan lokal justru lebih menjanjikan. Dia mencontohkan banyaknya permintaan tanaman bunga sansivera dari Surabaya ke beberapa negara.

Ditambah, standar produk impor tiap negara berbeda dengan Indonesia. Tiap negara atau secara spesifik kota-kota tertentu di luar negeri mempunyai kebutuhan produk dengan standar yang harus sesuai dengan negara tujuan ekspor.

“Kita punya (ekspor) enceng gondok yang ditolak masuk (di satu negara). Kita nggak tahu kenapa ditolak. Ternyata enceng gondoknya mengandung bahan pewarna dari melamin,” beber Risma.

Untuk itu, dirinya masih fokus pada pemberdayaan masyarakat lokal dan luar pulau Jawa. Contohnya, Surabaya dengan jumlah populasi mencapai 3 juta lebih. Risma menganggap jumlah penduduk sebesar itu adalah pangsa pasar yang sesuai.

“Makanya, kami training dan hampir setahun dua kali mama-mama Papua itu ke sini belajar pemberdayaan ekonomi,” tutur perempuan asal Kediri tersebut.

Berikut 14 Dubes yang menemui Risma di Surabaya:

– Abdul Kadir Jailani (Kanada)

– Usra Hendra Harahap (Nigeria)

– Julang Pujianto (Suriname)

– Chandra Widya Yudha (Serbia)

– Berlian Napitupulu (Korea Utara)

– Hajriyanto Thohari (Lebanon)

– Cheppy Wartono (Meksiko)

– Arrmanatha Nasir (Perancis)

– Andriana Supandy (Papua Nugini)

– Abdurrahman Dimas Wahab (Hungaria)

– Siti Nugraha Mauludiah (Polandia)

– Al Busya Basnur (Ethiopia)

– Wajid Fauzi (Syria)

– Saud Purwanto Krisnawan (Amerika Serikat)

Editor : Dida Tenola

Reporter : Aryo Mahendro


Close Ads
14 Dubes RI Minta Wejangan Risma