JawaPos Radar

Pembersihan Abu Vulkanik Gunung Sinabung Dimulai

29/12/2017, 01:34 WIB | Editor: Sari Hardiyanto
sinabung
Pembagian masker dan pembersihan abu vulkanik dengan penyiraman menggunakan air dilakukan BPBD Karo. (Budi Warsito/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Pembersihan abu vulkanik dilakukan pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karo di beberapa wilayah yang terkena dampak dari hujan abu vulkanik Gunung Sinabung, Kamis (28/12).

Kepala BPBD Karo, Martin Sitepu mengatakan akibat erupsi Gunung Sinabung yang terjadi pada Rabu (27/12) sore kemarin, beberapa desa terkena dampak dari abu vulkanik yang dihembuskam sejauh 4,6 km. 

"Semalam erupsi cukup besar dan hujan abunya mengenai beberapa desa. Sehingga banyak pertanian warga yang rusak dan jalan-jalan tertutup abu vulkanik," katanya, Kamis (28/12).

Untuk membersihkan jalan-jalan yang ditutupi oleh abu vulkanik tersebut kata Martin, pihaknya melakukan pembersihan dengan menyirami abu-abu tersebut dengan air. Selain itu pihaknya juga membagi-bagikan masker kepada masyarakat.

"Kita membersihkan abunya mulai dari Desa Namanteran hingga Kota Brastagi. Pembersihan tersebut dibantu oleh mobil damkar," ungkap Martin.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Karo, Natanail Peranginangin menambahkan, pembersihan dan pembagian masker dilakukan dengan tujuan agar warga yang terkena dampak abu tersebut bisa melakukan aktivitas seperti biasanya. 

"Kita langsung bergerak cepat untuk membersihkan abu-abu vulkanik agar aktivitas masyarakat tidak terganggu," ujar Natanail.

Seperti diketahui bersama, pada Rabu (27/12) sekitar pukul 15.36 WIB kemarin Gunung Sinabung kembali meletus dengan amplitudo 120 milimeter dan durasi 500 detik. Dimana, letusan yang terjadi disertai dengan awan panas guguran dengan jarak luncur sejauh 3.500 meter ke arah tenggara - timur dan 4.600 meter ke arah selatan - tenggara. Angin bertiup ke arah timur - tenggara.

Akibatnya, beberapa desa terkena dampak hujan abu vulkanik yang disemburkan Gunung Sinabung. Desa yang terkena diantaranya, Desa Sukanalu, Kota Tonggal, Kuta Tengah, Gamber, Berastepu, Jeraya, Pintu Besi, dan beberapa desa lain di sektor timur.

(bew/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up