alexametrics

Takut Dihakimi Massa, Iwan Tancap Gas Usai Tabrak Eko Prasetio

29 November 2018, 20:26:26 WIB

JawaPos.com – Terdakwa kasus dugaan pembunuhan Eko Prasetio, Iwan Adranacus menyampaikan alasan yang menyebabkannya langsung melarikan diri usai menabrak korban. Setelah melihat Eko terjatuh Iwan mengaku sempat berhenti sebentar dan mengatakan kepada salah seorang ojek online bahwa dirinya tidak menabrak Eko. Tetapi, setelah Iwan menoleh ke belakang dan melihat sejumlah masa mendatangi dirinya Iwan langsung tancap gas. 

“Saya sempat berhenti dan mengatakan pada ojek online kalau tidak menabrak, ya kira-kira 5-10 detik saja. Tetapi banyak massa yang berdatangan, seketika saya mengambil inisiatif untuk jalan ke depan,” urai Iwan saat dihadirkan dalam sidang yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Solo, Kamis (29/11).

Iwan melanjutkan, dirinya pun berusaha untuk mencari tempat aman agar terhindar dari amuk massa
Tanpa berpikir panjang, Iwan pun melajukan mobil Mercedes Benz bernomor polisi AD 888 QQ miliknya ke arah rumahnya di Jalan Menteri Supeno. Tetapi, sejumlah warga ternyata langsung mengejarnya. Dan salah satu warga yang mengejarnya adalah anggota dari Polresta Solo.

Temannya Iwan yang masih berada di depan pintu rumahnya sempat mengusir warga. “Saya mengatakan kalau saya tadi nabrak di sana. Dan saya meminta untuk mengganti ban mobil saya yang sobek. Petugas itu memperbolehkan, tetapi datang Kompol Fadli yang merupakan Kasatreskrim dan langsung meminta saya ke Mapolresta,” ungkapnya. 

Perintah itu pun langsung diikutinya meskipun satu ban mobilnya dalam kondisi berlubang. Iwan pun langsung masuk ke ruang sentra pelayanan kepolisian terpadu (SPKT).

Editor : Sari Hardiyanto

Reporter : (apl/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat Semua
Close Ads
Takut Dihakimi Massa, Iwan Tancap Gas Usai Tabrak Eko Prasetio