alexametrics

Sidang Iwan Adranacus, Ini Alasan Terdakwa Kejar Korban

29 November 2018, 19:30:30 WIB

JawaPos.com – Terdakwa kasus dugaan pembunuhan Eko Prasetio, Iwan Adranacus memberikan kesaksiannya dalam sidang lanjutan yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Solo, Kamis (29/11). Dalam keterangannya, Iwan mengatakan dirinya nekat mengejar korban karena saat berada di depan rumahnya di Jalan Menteri Supeno Manahan, korban kembali menghampiri mobilnya dan menendang bagian belakang.

Iwan mengaku, dirinya ingin bertemu korban dan melakukan klarifikasi mengenai sikapnya. “Setelah kejadian di simpang empat itu, dan teman saya memberitahu kalau korban masuk pintu utara Stadion Manahan, tetapi saya tidak mengejarnya karena saya sudah menganggap urusannya sudah rampung dan tidak perlu diperpanjang,” urainya saat dihadirkan dalam persidangan.

Tetapi, emosinya kembali terpancing saat korban kembali mendatanginya dan menendang mobil Mercedes Benz bernomor polisi AD 888 QQ yang dikemudikannya. Mendapati hal itu, dirinya pun berusaha mengejar koran. 

Tetapi, Iwan mengaku hal itu dilakukan lantaran dirinya ingin menyelesaikan permasalahan itu di kantor polisi. Mengingat, rumahnya juga berada dekat dengan Polresta Solo. Setelah sempat kehilangan jejak korban beberapa saat, akhirnya terdakwa dan korban kembali bertemu di dekat pintu timur sebelah utara Mapolresta Solo.

“Perasaan saya bercampur aduk, marah, bingung, penasaran dan juga merasa terancam. Saya ingin segera bertemu dengan korban. Mumpung di dekat kantor polisi,” ungkapnya. 

Tetapi, upaya terdakwa tidak membuahkan hasil dan korban tetap berusaha menghindari terdakwa. Selanjutnya korban berusaha menghindar dan melaju ke arah utara melalui jalan KS Tubun. “Saya berusaha mendahului dari kanan, tetapi terjadi benturan ban depan saya seperti terbentur. Dan saya melihat korban terjatuh,” ungkapnya.

Terdakwa pun mengungkapkan rasa penyesalannya telah mengakibatkan korban meninggal dunia. Dirinya tidak pernah menyangka, nyawa korban akan melayang akibat insiden tersebut. “Mengetahui korban meninggal, saya menyesal dan merasa bersalah. Kenapa kejadian harus terjadi. Tidak menyangka akibat yang timbul seperti ini. Berusaha berlaku tegas, memberikan efek jera, dengan sama-sama ke kantor polisi,” katanya.

Editor : Sari Hardiyanto

Reporter : (apl/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat Semua
Sidang Iwan Adranacus, Ini Alasan Terdakwa Kejar Korban