alexametrics

Pemprov Sulsel Gandeng KPK dan BPK Kelola Aset Rp 15 Triliun

29 November 2018, 18:19:59 WIB

JawaPos.com – Pemprov Sulawesi Selatan (Sulsel) menggandeng Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk pengelolaan aset. Saat ini total aset yang dimiliki pemprov mencapai Rp 15 triliun. 

Sekretaris Provinsi (Sekprov) Sulsel Ashari F Radjamilo mengatakan, kasus lahan gedung Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulsel yang berpolemik secara hukum menjadi pelajaran berharga bagi pihaknya.Oleh sebab itu, seluruh aset harus dicatat dan dikelola dengan baik. 

“Siapa pernah menyangka, gedung PWI yang dipinjam pakaikan itu bisa berdampak hukum sekarang. Tidak apa-apa kami sampaikan di tempat ini, sekarang sedang berproses hukum,” ungkap Ashari dalam Sosialisasi Peraturan Gubernur (Pergub) Sulsel tentang Sewa Barang Milik Daerah, di Makassar, Kamis (29/11).

Ia menuturkan, Pergub Sulsel, nomor 128 Tahun 2018 Tentang Sewa Barang Milik Daerah merupakan langkah strategis Pemprov Sulsel dalam rangka menyempurnakan pengelolaan barang milik daerah, dan mendukung terwujudnya pemerintahan yang baik dalam penyelenggaraan pemerintahan. 

Pergub ini harus dilaksanakan, sebab persoalan aset adalah persoalan krusial jika tidak ditangani dengan baik. “Pemprov Sulsel saat ini mengandeng KPK dan BPKP untuk pengelolaan aset. Hal ini dilakukan agar sesuai prosedur, dan diketahui mana aset yang disewakan dan tidak,” terangnya. 

Data yang diperoleh dari Biro Aset Setda Sulsel, jumlah aset Pemprov Sulsel, baik yang berada di Sulsel atau di luar Sulsel saat ini senilai Rp 15 triliun. Karena pada saat pencatatan masih menggunakan perhitungan lama, Ashari yakin apabila terjadi perhitungan baru nilai aset akan melonjak drastis.

Editor : Dida Tenola

Reporter : (rul/JPC)

Pemprov Sulsel Gandeng KPK dan BPK Kelola Aset Rp 15 Triliun