alexametrics

Keluarga Penumpang Lion Air JT-610: Kami Sabar dan Ikhlas

29 Oktober 2018, 18:25:04 WIB

JawaPos.com – Keluarga besar dari Zuiva Puspitaningrum yang berada di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ) merasa terpukul setelah mendengar kabar pesawat Lion Air JT-610 rute Cengkareng-Pangkal Pinang mengalami kecelakaan, Senin (29/10). Meski begitu, pihak keluarga tetap mencoba untuk sabar dan ikhlas.

Ditemui di rumah orangtua Pita (sapaan akrab Zuiva Puspitaningrum), pamannya, Mutiek Admadji mengatakan, semua ini sudah menjadi rencana dari Yang Maha Esa. “Kami keluarga Insha Allah sabar dan ikhlas. Karena semua ini kehendak Allah, itu semua suratan takdir dari Allah,” katanya, Senin (29/10).

Dikatakan Mutiek, keluarga besar sering kumpul setiap kali ada acara hajatan maupun yang lainnya. Ketika ada tugas di Jogja, Pita yang tinggal bersama suami dan anaknya di Jakarta pun sering menyempatkan mampir ke rumah orangtuanya. “Kadang mampir ke sini,” katanya.

Keluarga Penumpang Lion Air JT-610: Kami Sabar dan Ikhlas
Infografis jatuhnya Pesawat Lion Air JT-610 (Kokoh Praba Wardani/JawaPos.com)

Di dalam keluarga besar, Pita dikenal sosok perempuan yang pintar. Ia juga dekat dengan anak-anak di keluarga besarnya.

Pita merupakan anak keempat dari 4 bersaudara dari pasangan Ridwansyah dan Latifah Hanim. Orangtua dari Pita ini merupakan pengusaha bakpia, pia-pia.

“Dia itu (Pita) fokus kerja. Hanya membantu memasarkan (bakpia) di Jakarta saja,” katanya.

Orangtua Pita pada Senin (29/10) sore ini juga langsung berangkat ke Jakarta untuk mencari tahu kabar perkembangan peristiwa yang korbannya ratusan jiwa. Sementara untuk suaminya sudah berada di posko yang dibuka.

Selain Zuiva Puspitaningrum, salah seorang warga DIJ yang juga diduga kuat dugaan menjadi penumpang dari pesawat nahas itu atas nama Herjuno Darpito. Rumah keluarganya berada di Dusun Nogosari 1, Desa Bandung, Kecamatan Playen, Kabupaten Gunungkidul.

Marwandi, orangtua dari Herjuno mengatakan, anaknya selama ini tinggal di daerah Tangerang. Pihak keluarga saat ini masih memastikan kabar tersebut dari Jakarta.

Sebab dari manfest yang beredar atas nama Herjuno Herju yang berada di nomor 64. “Dia kerja di Pelabuhan Pangkal Pinang. Biasanya perginya (ke Pangkal Pinang) Minggu sore, kok Senin pagi,” ucapnya.

Untuk diketahui, pesawat Lion Air JT-610 rute Cengkareng-Pangkal Pinang mengalami kecelakaan 13 menit setelah lepas landas dari Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Senin (29/10) pukul 06.20 WIB. Pesawat dengan personal on board sebanyak 189 orang itu jatuh di kawasan perairan Karawang.

Editor : Budi Warsito

Reporter : (dho/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat Semua
Keluarga Penumpang Lion Air JT-610: Kami Sabar dan Ikhlas