alexametrics

Duka Lion Air JT-610, Tiada Firasat, Hanya Pesan Jaga Ibu dan Adik

29 Oktober 2018, 20:39:25 WIB

JawaPos.com – Kediaman Joyo Nuroso, 50, dan Ana Rohmawati, 49, di Kampung Batik Krajan, RT 7 RW 2 Kelurahan Rejomulyo, Semarang Timur, sekitar pukul 15.00 WIB mulai ramai oleh saudara dan kerabat. Joyo merupakan salah satu pegawai Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yang terdaftar sebagai penumpang Pesawat Lion Air JT-610.

Fajriansyah Mahdy, 16, putra Joyo, mengaku masih kaget perihal kecelakaan yang menimpa pesawat pengangkut ayahandanya tersebut. Lion Air JT-610 tujuan Cengkareng-Pangkal Pinang, seperti diketahui jatuh saat masih berada di daerah Jawa Barat.

Anak kedua Joyo itu sendiri berujar dirinya tak memiliki firasat apapun sebelum kejadian. Pasalnya, pada Minggu (28/10), siswa kelas XII SMAN 6 Semarang itu masih sempat mengantarkan ayahnya ke Stasiun Tawang untuk mengejar kereta api jurusan Semarang-Jakarta.

Pesawat Lion Air Jatuh
INFOGRAFIS: Pesawat Lion Air JT-610 Jatuh (Kokoh Praba/JawaPos.com)

Nggak ada firasat apa-apa. Ya cuma biasa pulang dari Jakarta dua minggu sekali gitu aja,” ujarnya saat dijumpai di kediamannya, Kampung Batik Krajan, RT 7 RW 2 Kelurahan Rejomulyo, Semarang Timur, Senin (29/10).

Namun, sesaat sebelum kereta menuju Jakarta itu pergi mengangkut Joyo, Fajri berujar bahwa sang ayah menyampaikan pesan yang selalu ia katakan sebelum pergi bekerja ke Pangkal Pinang.

“Bapak cuma pesen suruh jaga ibu sama adik-adik. Setiap pulang pesennya ya gitu, jadi nggak ada firasat apapun,” sambung Fajri yang merupakan anak kedua dari empat bersaudara itu. Ia pun berharap, itu tak menjadi pesan terakhir yang disampaikan ayahnya.

Sementara Heri Utomo, kakak ipar korban juga tak memiliki prasangka apapun sebelum Joyo pergi meninggalkan rumah. Pria 51 tahun itu pun berujar sempat bertemu dengan suami dari adik kandungnya itu.

“Ya Minggu (sebelum ke Stasiun Tawang) itu. Sempat bercanda, ya gojek-gojek biasa lah seperti itu,” katanya.

Dengan segala pemberitaan yang beredar soal jatuhnya pesawat Lion Air JT-610, Heri mengatakan bahwa pihak keluarga hingga saat ini masih terus meng-update informasi. Baik dari Basarnas, maskapai, maupun lingkungan tempat Joyo bekerja, yakni Kementrian Keuangan. Joyo sendiri merupakan Kasubag Umum KPPN Pangkal Pinang.

Diberitakan sebelumnya, kabar nahas tersiar dari dunia penerbangan Indonesia. Pesawat Lion Air JT-610 tujuan Cengkareng-Pangkal Pinang jatuh saat masih berada di daerah Jawa Barat. Burung besi itu diketahui saat lepas landas mengangkut 181 penumpang, termasuk di dalamnya sejumlah pegawai Kemenkeu.

Editor : Sari Hardiyanto

Reporter : (gul/JPC)

Copy Editor :

Alur Cerita Berita

Lihat Semua
Duka Lion Air JT-610, Tiada Firasat, Hanya Pesan Jaga Ibu dan Adik