JawaPos Radar

Doa Anies serta Ridwan Kamil untuk Palu dan Donggala

29/09/2018, 11:29 WIB | Editor: Erna Martiyanti
Doa Anies serta Ridwan Kamil untuk Palu dan Donggala
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sampaikan dukacita atas gempa yang terjadi di Palu dan Donggala (Instagram @aniesbaswedan)
Share this

JawaPos.com - Gempa dan tsunami yang terjadi di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah menyisakan duka bagi Indonesia. Keprihatinan disampaikan oleh beberapa kepala daerah atas peristiwa yang terjadi pada Jumat (28/9) kemarin.

Salah satunya yakni Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Dia menyampaikan keprihatinannya melalui akun Instagramnya @aniesbaswedan. "Sore ini, ujian itu datang lagi. Sore ini seakan diingatkan betapa kecilnya kita semua di bentangan bumi ini, di hadapan Sang Maha Kuasa, Sang Maha Mencipta," tulis Anies pada JUmat (28/9) malam.

"Doa kami semua untuk saudara-saudara kita daerah Donggala, Palu dan sekitarnya. Semoga selalu diberikan kekuatan dalam melewati masa sulit ini," tulisnya lagi. Bersama dengan duka yang disampaikan, Anies mengunggah foto berwarna hitam.

Doa Anies serta Ridwan Kamil untuk Palu dan Donggala
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil juga sampaikan dukacita melalui akun Instagram pribadinya. (Instagram @ridwankamil)

Selain Anies, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil juga menyampaikan rasa dukanya melalui akun Instagramnya @ridwankamil.

"DOA KITA SEMUA untuk warga dan saudara kita di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah yang terkena musibah gempa bumi dan tsunami sore tadi. Dari Jawa Barat, kami mendoakan semoga tidak ada korban jiwa dan semua baik-baik saja. Aamiin," tulisnya.

Seperti diketahui gempa bumi tektonik yang berpusat di 26 km utara Donggala, Sulawesi Tengah disebabkan karena aktifitas sesar Palu Koro. Guncangannya yang sangat dirasakan oleh masyarakat itu karena memang benar-benar berada di daratan, di kota dan kabupaten setempat.

"Patahan itu benar-benar di kota kabupaten. Masih kami analisis kapan terakhir (terjadi ) gempa (dengan kekuatan besar di lempengan itu)," kata Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati saat ditemui di kantor BMKG Jogjakarta, Jumat (28/9) malam.

Gempa tektonik yang berkekuatan magnitudo 7,4 dengan kedalaman 11 kilometer terjadi pada pukul 17.02 lebih 44 detik WIB, atau 18.02 lebih 44 detik WITA itu juga menurutnya kekuatan yang dirasakan melebihi gempa Lombok. Yaitu terjadi pada 6 Agustus lalu dengan kekuatan 7,8 magnitudo.

(rgm/ona/JPC)

Alur Cerita Berita

Kelangkaan BBM Mulai Teratasi 29/09/2018, 11:29 WIB
Akses ke Palu Makin Mudah 29/09/2018, 11:29 WIB
Pasar Manonda Palu Kembali Bergeliat 29/09/2018, 11:29 WIB
Jokowi Kerahkan Psikolog ke Sulteng 29/09/2018, 11:29 WIB
Gempa Sulteng, 2.736 Sekolah Rusak 29/09/2018, 11:29 WIB
TNI Kirim Tiga Pesawat ke Palu 29/09/2018, 11:29 WIB
TNI Kirim 6 Ton Alkes ke Sulteng 29/09/2018, 11:29 WIB
Lihat semua

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up