JawaPos Radar

Saksikan Rekonstruksi Penabrakan, Warga Gemetaran

29/08/2018, 13:31 WIB | Editor: Sofyan Cahyono
Rekonstruksi Pembunuhan
DIPADATI WARGA: Ratusan warga memadati lokasi rekonstruksi penabrakan di Jalan KS Tubun, Manahan, Solo, Rabu (29/8). (Ari Purnomo/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Polresta Solo melakukan rekonstruksi kasus penabrakan dengan tersangka bos perusahaan cat Iwan Adranacus, 40. Kegiatan dilakukan di tiga lokasi berbeda dengan dihadiri ratusan warga. Mereka penasaran dan ingin menyaksikan langsung mengenai kejadian yang menewaskan Eko Prasetio, 28, pada 22 Agustus lalu.

Ratusan warga sudah mulai berdatangan saat rekonstruksi adegan pertama di simpang empat eks Pemuda Teater. Jumlah warga semakin membludak saat rekonstruksi dilakukan di Jalan KS Tubun, Manahan, atau di Timur Mapolresta Solo. Mereka bahkan saling berdesakan untuk menyaksikan setiap adegan yang diperankan pemeran pengganti.

Tak hanya menyaksikan, warga juga menggunakan ponselnya untuk mengabadikan setiap momen rekonstruksi. Ada yang sekadar mengambil gambar, ada pula yang merekamnya. Saat adegan sampai pada korban yang tergeletak di Jalan KS Tubun, ada salah seorang ibu-ibu yang mengucap "Ya ampun,".

Tetapi, ia masih saja menyaksikan rekonstruksi hingga selesai 42 adegan. Sementara warga lainnya, Surati, 43, mengaku gemetaran saat menyaksikan setiap adegan. Dia juga mengetahui kejadian yang menewaskan Eko tersebut. "Saya jadi gemetaran menyaksikan rekonstruksi ini," ucapnya.

Sementara itu, rekonstruksi yang memerankan 42 adegan rampung dilakukan sekira pukul 11.10 WIB. Reka ulang semakin menguatkan pasal yang disangkakan terhadap tersangka, yakni pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan dengan ancaman penjara maksimal 15 tahun. "Ini semakin menguatkan pasal yang kami sangkakan," ucap Kapolresta Solo Kombes Pol Ribut Hari Wibowo.

(apl/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up