JawaPos Radar

Petani Sulsel Kirim Bantuan Beras 15 Ton untuk Korban Gempa Lombok

29/08/2018, 22:58 WIB | Editor: Yusuf Asyari
Petani Sulsel Kirim Bantuan Beras 15 Ton untuk Korban Gempa Lombok
Ilustrasi,Beras 15 ton dari petani Sulsel yang bakal dikirimkan untuk korban gempa Lombok. (Dok JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Petani padi dan pengusaha penggilingan di berbagai daerah di Sulawesi Selatan (Sulsel) ikut membantu menyalurkan bantuan kemanusiaan korban gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Bantuan disalurkan melalui lembaga kemanusiaan, Aksi Cepat Tanggap (ACT) Sulsel.

Ketua harian ACT Sulsel, Miswar mengungkapkan, bantuan 15 ton beras itu berasal dari petani di beberpa kabupaten. Seperti Sidrap, Soppeng, Pinrang dan Parepare. Sementara untuk sumbangan beras lainnya dari pengusaha penggilingan, tersebar dari berbagai daerah lainnya.

"Beras kita bagi dalam isi karung 5 kilogram. Jadi didistribusikan langsung di posko induk dulu di sana kemudian langaung disalurkan ke wilayah-wilayah kepada masyarakat," kata Miswar saat ditemui di kantornya jalan Sultan Alauddin, Makassar, Rabu (29/8).

Selain petani, komponen masyarakat lain baik perseorangan, komunitas, masjid, instansi dan lainnya juga ikut menyalurkan bantuan. Bantuan disalurkan berupa obat-obatan, makanan, pakaian, selimut, terpal hingga tenda.

Seluruh bantuan disalurkan mengingat kebutuhan masyarakat yang menjadi korban gempa di Lombok masih menjadi mendasar. "Bantuan tak hanya ini saja, bantuan akan kembali diberikan masyarakat Sulsel hingga beberapa bulan kedepan," jelasnya.

Bantuan ini dikirimkan melalui jalur udara, menggunakan pesawat Hercules milik TNI AD, mulai malam ini. Posko ACT disebutkan, telah tersebar di beberapa titik di lokasi bencana gempa Lombok. Sekitar 127 posko telah beroperasi, diantaranya 1 posko induk, 8 posko wilayah, 46 posko unit, 71 posko dapur umum, 1 posko food truck.

Pada posko-posko itu, seluruh bahan bantuan bakal disebar melalui relawan-relawan ACT yang bertugas di lokasi bencana Lombok dan sekitarnya.

(rul/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up