JawaPos Radar

Pagi ini Polresta Solo Gelar Rekonstruksi Pembunuhan Eko Prasetio

29/08/2018, 08:45 WIB | Editor: Sari Hardiyanto
Rekosntruksi Pembunuhan
TKP: Bermula dari cekcok, Eko Prasetio, 28, ditabrak oleh pengendara mobil di Jalan KS Tubun, Manahan, Solo, Rabu (22/8). (Ari Purnomo/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Polresta Solo berencana melakukan rekonstruksi kasus dugaan pembunuhan yang dilakukan bos perusahaan cat, Iwan Adranacus, 40, Rabu (29/8) hari ini. Rekonstruksi akan dilakukan mulai adegan pertama kali tersangka dan korban Eko Prasetio, 28, bertemu yakni di simpang empat eks Pemuda Teater, Mangkubunen Solo sampai dengan aksi sadis Iwan menabrak dan menyeret Eko hingga tewas di Jalan KS Tubun, Manahan, timur Polresta Solo.

Kasatreskrim Polresta Solo, Kompol Fadli mengatakan, rekonstruksi dijadwalkan akan dilakukan mulai pukul 09.00 WIB sampai selesai. Rekonstruksi yang akan dilakukan tidak hanya saat keduanya kembali terlibat keributan di Jalan Menteri Supeno, Manahan. Melainkan mulai dari awal perseteruan antar korban dan tersangka terjadi.

"Rekonstruksi ini akan digelar mulai dari keduanya bertemu sampai dengan saat tewasnya korban," terangnya kepada Jawa Pos.com, Rabu (29/8).

Nantinya, dalam rekonstruksi ini tersangka juga akan dilibatkan langsung untuk memerankan setiap adegan. Tetapi, Fadli tidak merinci berapa banyak adegan yang akan dilakukan dalam rekonstruksi tersebut.

"Untuk tersangka nanti akan dilibatkan langsung sampai rekonstruksi rampung," ungkapnya. Sejumlah anggota Polresta Solo juga akan diterjunkan untuk mengamankan setiap adegan rekonstruksi yang dilakukan.

Seperti diketahui, saat ini Polresta Solo terus mengebut kasus yang menyita perhatian dari masyarakat tersebut. Sejumlah saksi sudah dimintai keterangannya. Selain itu, polisi juga akan meminta keterangan dari ahli.

Hal ini ditujukan untuk memperkuat data dan pembuktian kasus dugaan pembunuhan yang terjadi pada Rabu (22/8). Tersangka Iwan dengan sadisnya menabrak dan menyeret korban hingga belasan meter hingga korban meregang nyawa. 

(apl/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat semua

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up