JawaPos Radar

Empat Jamaah Haji Bojonegoro Meninggal di Tanah Suci

29/08/2018, 20:12 WIB | Editor: Sari Hardiyanto
Jamaah Haji
ILUSTRASI: Empat jamaah haji asal Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur (Jatim) meninggal dunia saat melaksanakan rukun islam ke lima di Tanah Suci. (Ari Purnomo/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Empat jamaah haji asal Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur (Jatim) meninggal dunia saat melaksanakan rukun islam ke lima di Tanah Suci. Berdasarkan data Kementerian Agama (Kemenag) Bojonegoro menyebutkan keempat jamaah haji tersebut meninggal karena sakit.

Mereka adalah, Mat Khaer, 76, warga Desa Wedi, Kecamatan Kapas, Slamet, 63, warga Jalan Sersan Mulyono, Kelurahan Klangon, Kecamatan Kota Bojonegoro. Kemudian, Ramelan, 69, warga Desa Pomahan, Kecamatan Baureno dan Sulimin, 66, warga Desa Purwoasri, Kecamatan Sukosewu.

Mat Khaer merupakan jamaah haji kloter 39, meninggal pada 10 Agustus. Sementara Slamet kloter 39 meninggal pada 23 Agustus. Selanjutnya, Ramelan diketahui kloter 40 meninggal pada 25 Agustus dan Sulimin kloter 40 meninggal pada 26 Agustus lalu.

"Penyebab keempat jamaah meninggal diketahui karena sakit, sebelumnya sempat dirawat di rumah sakit setempat. Namun nyawanya tidak tertolong," kata Kasi Pelaksana Haji dan Umroh Kemenag Bojonegoro Masrukhin, Rabu (29/8).

Selain itu, cuaca panas yang cukup tinggi juga menjadi faktor, sehingga mengakibatkan daya tahan tubuh jamaah haji yang drop hingga jatuh sakit. Untuk keempat jamaah haji yang meninggal, lanjut dia, telah dimakamkan di tanah suci. 

"Keempatnya telah di salatkan dan makamkan di sana. Pihak keluarga sudah mengetahui dan sudah menyetujui serta mengizinkan untuk di makamkan di tanah suci," jelasnya.

Atas kejadian ini, Kemenag Bojonegoro mengimbau agar seluruh jamaah terus menjaga kondisi tubuh. "Agar terhindar dari kecapekan, dan sekaligus untuk perbanyak minum air agar terhindar dari dehidrasi," tutupnya.

(yud/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up