alexametrics
Jokowi Apresiasi Kinerja Wali Kota Madiun

Strategi Intervensi Berbasis Lokal Berhasil Tekan Penyebaran Covid-19

29 Juni 2020, 12:52:58 WIB

 

JawaPos.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengapresiasi langkah Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun dalam mengendalikan sebaran covid-19 hingga ditetapkan sebagai zona hijau. Hal itu disampaikan Presiden Jokowi saat saat rapat koordinasi (rakor) evaluasi penanganan Covid-19 secara virtual bersama pemprov serta kepala daerah se-Jatim, Kamis lalu (25/6). Presiden ke 7 Republik Indonesia itu menyampaikan strategi intervensi berbasis lokal seperti yang diterapkan Wali Kota Madiun cukup efektif dalam mengendalikan penyebaran covid-19.

Jokowi memberikan ucapan selamat kepada Kota Madiun karena berhasil menjadi daerah dengan resiko rendah penyebaran covid-19. Dia menilai strategi intervensi berbasis lokal yang diterapkan pemkot dalam rangka mengendalikan sebaran covid-19 dinilai berhasil. Bahkan Jokowi mengisyaratkan agar daerah lain memperkuat strategi tersebut. Yaitu berkaitan dengan manajemen di tingkat kampung, desa, RT, RW, maupun pondok pesantren.

‘’Jika intervensi berbasis lokal yang disampaikan Wali Kota Madiun (Maidi, Red) tadi akan lebih mudah untuk mengendalikan covid-19,’’ kata Jokowi saat memimpin vidcon penanganan dan penanggulangan covid-19 di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.

Jokowi juga titip pesan agar bupati dan wali kota di samping urusan kesehatan, juga memantau berkaitan dengan bantuan sosial (bansos). Jokowi meminta agar persoalan bansos tidak ada yang tercecer. Karena itu jika ada permasalahan, orang nomor satu di Indonesia itu berharap ditutup daerah maupun provinsi. ‘’Stimulus ekonomi, APBD juga diarahkan. Sehingga dari nasional ada, dari daerah ada jauh akan lebih baik,’’ lanjutnya.

Dalam vidcon tersebut, ada beberapa arahan yang disampaikan Presiden Jokowi. Diantaranya menghendaki penanganan covid-19 seimbang antara bidang kesehatan dan perekonomian. Selain itu, pemerintah di daerah wajib mengatur rem dan gas agar sama-sama dapat berjalan maksimal. Seperti diketahui, pandemi Covid-19 tidak hanya berdampak pada kesehatan. Namun juga berimplikasi pada bidang ekonomi.

Bahkan Presiden juga menunjukkan data-data kemunduran ekonomi di berbagai negara di eropa yang rata-rata mengalami minus 8-12 persen. Karenanya, protokol kesehatan pencegahan Covid-19 harus benar-benar dilakukan oleh semua elemen masyarakat. Yakni selalu memakai masker, mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun, menjaga jarak dan menghindari kerumunan.

Sebelumnya Wali Kota Madiun Maidi menjadi kepala daerah pertama yang menyampaikan paparan di hadapan presiden, gubernur, dan jajarannya dalam vidcon tersebut. Maidi menyampaikan sebaran covid-19 di Kota Pendekar dapat ditekan berkat peran optimal tiga pilar dan forum komunikasi pimpinan daerah (forkopimda). ‘’Kerja sama tiga pilar dan forkopimda ini cukup baik,’’ kata Maidi dalam paparannya.

Dia menambahkan kinerja itu juga didukung dengan peran optimal kader kesehatan di level terbawah yakni tingkat RT maupun RW. Sehingga seluruh permasalahan terdeteksi dan tertangani dengan baik. Mulai segi sosial, kesehatan, dan sektor lainnya. ‘’Tim tiga pilar yang di kelurahan cukup tangguh,’’ lanjutnya.

Selain itu, Maidi membeberkan hal itu berpengaruh pada pengetatan orang dengan resiko (ODR) yang ingin masuk ke Kota Madiun. Menurutnya setiap ada pendatang wajib melapor ke tiga pilar. ‘’Mohon maaf kalau orang dari luar diketati khususnya yang datang harus lapor,’’ imbuhnya.

Editor : Mohamad Nur Asikin

Reporter : ARM



Close Ads