JawaPos Radar

Kawal Pengiriman Surat Suara, Polisi Diserang Kelompok Separatis

29/06/2018, 13:21 WIB | Editor: Ilham Safutra
Kawal Pengiriman Surat Suara, Polisi Diserang Kelompok Separatis
Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata menyerang anggota polisi yang sedang melakukan pengawalan pengiriman surat suara Pilkada yang sudah dicoblos. (Kokoh Praba/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Polisi menduga dua serangan di bandara dan perairan Papua dilakukan KKSB (kelompok kriminal separatis bersenjata) yang sama. Mereka memanfaatkan momentum pilkada untuk unjuk diri masih eksis.

"Kami sedang kejar ke mana mereka lari. Kita selidiki," kata Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto kemarin (28/6).

Serangan itu dilakukan di Bandara Kenyam, Kabupaten Nduga, dan Distrik Torere, Kabupaten Puncak, Rabu lalu (27/6). Bertepatan dengan pelaksanaan pilkada serentak.

Kawal Pengiriman Surat Suara, Polisi Diserang Kelompok Separatis
Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata menyerang anggota polisi yang sedang melakukan pengawalan pengiriman surat suara Pilkada yang sudah dicoblos. (Issak Ramadhan/JawaPos.com)

Karena kondisi keamanan yang tidak kondusif pula, pilkada di Nduga dan Kabupaten Paniai batal dihelat. Sebab, logistik untuk keperluan pilkada belum dapat dikirim.

Setyo menjelaskan, penyerangan di bandara diprediksi dilakukan delapan orang yang menguasai senjata laras panjang dan dua pistol. "Sebenarnya tidak banyak. Semoga bisa segera dituntaskan," ucapnya.

Soal penyerangan di perairan, itu terjadi saat sembilan anggota kepolisian mengawal seorang kepala distrik yang membawa surat suara yang telah dicoblos. "Saat perjalanan pengawalan itu terjadi serangan KKSB. Mereka menembak ke arah dua speedboat tersebut," jelasnya. 

(idr/syn/c9/ttg)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up