JawaPos Radar

Begal Sadis, Tanpa Basa-basi Bocah SMP Dibacok, Motor Dibawa Kabur

29/05/2017, 13:32 WIB | Editor: Yusuf Asyari
Begal Sadis, Tanpa Basa-basi Bocah SMP Dibacok, Motor Dibawa Kabur
Ilustrasi (Dok. JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com – Tiga palaku curanmor alias  begal sadis di Bekasi ditangkap. Mereka Mul (28), DP (25), dan FZ (18). Dalam aksinya pelaku membacok korban yang masih SMP dengan samurai dan langsung membawa kabur motor.

Penangkapan berawal,  ketika korban berinisial L (14) mengendarai sepeda motor Mio nomor polisi B 6690 KPP, hendak membeli makanan di Jalan Perumahan Bintang Metropol, Kelurahan Perwira, Kecamatan Bekasi Utara, Rabu (24/5) malam.

Saat melintas di tempat kejadian, tiba-tiba pelaku FZ mengayunkan balok ke arah kepala korban. Balok tidak mengenai korban. Tetapi, ternyata tanpa disadari pelaku Mul langsung membacok korban menggunakan samurai dari arah belakang.

“Korban terjatuh dan sepeda motornya langsung dibawa kabur pelaku FZ dan DP,” kata Kapolres Metro Bekasi Kota Kombespol Hero Bachtiar, Jumat (26/5).

Tidak lama kemudian, warga melihat korban di lokasi dengan kondisi tidak berdaya dan membawa ke rumah sakit terdekat. Warga tidak berani melawan pelaku yang kabur dengan mengayunkan senjata tajam.

“Korban langsung lapor ke polisi dan kami bergegas menindaklanjutinya dengan cek tempat kejadian perkara (TKP) dan saksi-saksi di sekitar lokasi,” tambahnya.

Kemudian, polisi berhasil mengetahui identitas tersangka Mul. Menurut keterangan warga, Mul merupakan juru parkir di perumahan Tytyan Kencana, Bekasi Utara. Dia ditangkap tanpa perlawanan.

“Mul langsung diamankan di Jalan Raya Muchtar Tabrani. Penangkapan dia langsung kita kembangkan untuk menangkap dua pelaku lainnya,” sambungnya.

Dari pemeriksaan kepada Mul, pihak kepolisian mendapatkan informasi terkait dengan dua pelaku lainnya dan mengetahui tempat persembunyian keduanya. Sedangkan motor hasil curian sudah dijual.

“Setelah merampok, mereka langsung mempereteli spare part motor korban dan dijual ke penadah,” tuturnya.

Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, AKBP Dedy Supriadi menambahkan, saat ini kepolisian tengah memburu penadah barang curian yang sudah diketahui identitasnya. Sejauh ini, ketiga orang tersebut sudah dua kali beraksi di Kota Bekasi pada malam hari.

“Biasanya yang jadi korbannya adalah anak-anak atau perempuan yang dianggap lemah dan tidak berani melawan,” jelas Dedy.

Tersangka dijerat Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dengan hukuman penjara di atas lima tahun. Sedangkan untuk penadah yang masih dalam pengejaran bisa dikenakan Pasal 480 KUHP dengan hukuman penjara selama empat tahun. (neo/pj/yuz/JPG)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up