JawaPos Radar

Mayat Bocah 25 Tusukan, Sebelum Ditemukan Tewas, Korban Diantarkan Paman ke Bandung

29/05/2016, 10:45 WIB | Editor: Ilham Safutra
Mayat Bocah 25 Tusukan, Sebelum Ditemukan Tewas, Korban Diantarkan Paman ke Bandung
Ilustrasi (dok. JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com LAMPUNG - Penemuan mayat bocah di pantai oleh warga di sekitar pantai Ketang, Wayurang, Kalianda, Lampung Selatan (Lamsel), Provinsi Lampung membuat paman korban kaget. Pasalnya sebelum ditemukan tewas, korban bernama Sabilal itu baru saja diantarkan ke Bandung, Jawa Barat, rumah bapak korban.

Paman korban, Edi Zulkarnain mengaku tidak mengetahui keponakannya saat ini pulang ke Kalianda. Sebab, beberapa waktu lalu dia mengaku telah mengantarkan Sabilal ke rumah ayahnya di Bandung.

"Saya nggak tahu kalau keponakan saya di sini. Waktu itu saya yang mengantar langsung ke Bandung ke tempat bapaknya," ungkap Zulkarnain dilansir Radar Lampung (Jawa Pos Group), Minggu (29/5).

Dikatakan Zulkarnaen, selama in Sabilal tinggal jauh dari orang tuanya. Dia sekolah di salah satu SD di Serang, Banten. Sedangkan orang tua hidup terpisah. Bapak Sabilal di Bandung ibunya di Jakarta. (baca: Bocah Ini Ditemukan Tewas di Pantai, Ada 25 Tusukan di Tubuhnya)

Sementara Sabilal sering ke Kalianda atau Lampung Selatan ke rumah Edi Zulkarnain. "Kalau dia (Sabilal) ke Lampung, pasti ke rumah saya. Nah, pas saya kontak bapaknya, ternyata dari hari Jumat sudah pergi," ungkap Zulkarnain.

Sang paman mengaku, dia sempat menanyai rekan-rekan korban terkait keberadaannya sebelum meninggal. "Kalau kata kawan-kawannya, jam 03.00 WIB Sabtu (28/5) dini hari, korban masih berada di salah satu warnet di Kalianda,” tuturnya.

Sebagaimana berita sebelumnya, Sabilal ditemukan warga di sekitar pantai Ketang, Wayurang, Kalianda, Lampung Selatan. Saat ditemukan di tubuh korban terdapat luka tusukan jumlanya mencapai 25 tusukan di sekujur tubuhnya, Sabtu (28/9).

Diketahui mayat itu seorang siswa kelas 6 SD bernama Sabilal Gibran (13). Mayat Sabilal pertama kali ditemukan oleh Sujai (47) dan Rahmat (35), sekira pukul 05.30 WIB di sebuah pohon mati tak jauh dari tembok ujung sebelah kanan tambak milik Acai.

Sewaktu ditemukan mayat Sabilal ditemukan dalam posisi tertelungkup. Kala itu korban hanya mengenakan celana jeans panjang hitam tanpa baju.(yud/fik/iil/JPG)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up