alexametrics

PPP Klaim OTT Rommy Berefek Minor

29 Maret 2019, 17:15:14 WIB

JawaPos.com – Kader Partai Persatuan Pembangunan (PPP) diminta bekerja lebih keras untuk meraih hasil optimal di Pemilu 2019. Selain semakin dekatnya pelaksaan pesta demokrasi, ada faktor lain yang juga perlu diperhatikan. Yakni, efek operasi tangkap tangan (OTT) mantan Ketua Umum PPP Romahurmuziy alias Rommy oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa mengakui ada efek atas penangkapan terhadap Rommy. Namun, ia tetap optimistis PPP mampu mengatasi persoalan tersebut.

“Pengaruh pasti ada. Tetapi menurut saya, sekarang sudah bisa kami atasi dan buktikan bahwa (dampak OTT Rommy) sangat minor sekali,” kata Suharso dalam konsolidasi di Kantor PPP Jawa Timur (Jatim), Surabaya, Jumat (29/3).

Suharso menegaskan, semua kader harus kembali bergerak agar lolos Parlementary Threshold. Hanya itu yang dapat dilakukan untuk memulihkan posisi PPP. Terutama untuk memenuhi target kursi parlemen di atas 4 persen. “Jadi itu logika sederhana saja. Begitu kami gerakkan, kami lecutkan lagi, mereka dengan serta merta berkobar semangatnya,” ucap Suharso.

Selain meraih hasil optimal di Pemilihan Legislatif (Pileg), PPP juga mempuyai tugas untuk memenangkan Calon Presiden-Calon Wakil Presiden (Capres-Cawapres) nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin. Semua kader PPP wajib bekerja sama dengan siapa saja yang dianggap mampu memberikan solusi pemenangan.

Editor : Sofyan Cahyono

Reporter : Aryo Mahendro

PPP Klaim OTT Rommy Berefek Minor