JawaPos Radar

Akibat Laju Truknya, Aksi Komplotan Pencuri Ternak Terhentikan

29/03/2017, 03:00 WIB | Editor: Ilham Safutra
Akibat Laju Truknya, Aksi Komplotan Pencuri Ternak Terhentikan
Ilustrasi (Pixabay.com)
Share this

JawaPos.com - Setelah beraksi di berbagai tempat, akhirnya komplotan pencuri hewan ternak ini berhasil terungkap oleh aparat kepolisian.

Komplotan yang terdiri dari lima orang pelaku ini dihentikan aparat Polsek Sangir, Kabupaten Solok Selatan (Solsel), Sumatera Barat (Sumbar) berhasil menghentikan laju truk yang dikemudikan Epi Widianto 48. Di dalam mobil itu terdapat juga rekannya, Ali Imran, 35.

Keduanya waktu itu mengemudikan truk yang sedang melintas di Jalan Lingkar poros Padangaro, Solsel pada Senin (27/3), sekitar pukul 04.30 WIB.

Kapolsek Sangir, Iptu Indra Putra menuturkan, kompolotan dibekuk saat jajarannya melakukan patroli di Jalan Lingkar poros Padangaro. Saat itu, petugas melihat pelaku Epi Widianto dan Ali Imran melintas di Jalan Raya Padangaro, Jorong Duriantarung. Pelaku mengemudikan truk dengan kecepatan tinggi.

Curiga dengan cara mengemudinya, personel Polsek Sangir menghadang dan memberhentikan truk itu. Saat dihentikan mobil tersebut, ternyata ada dua ekor kerbau di dalamnya.

Ketika dimintai surat PAS ternak (surat izin membawa ternak), kedua pelaku menyodorkan surat tersebut. Namun, kuat dugaan surat tersebut telah dipalsukan. Keduanya diminta menunjukan siapa pemilik kerbau yang mereka bawa itu. Mereka menyebut nama Anton, warga Kotobaru, Kecamatan Sungaipagu. Petugas tak langsung percaya dengan pengakuan kedua pelaku.

Salah seorang pelaku diminta menghubungi Anton. Tak lama kemudian, Anton datang dan berlagak, seolah- olah sebagai pemilik dua ekor kerbau tersebut.  Setelah didesak, akhirnya pelaku mengakui jika kerbau tersebut hasil curian. Bahkan, saat digeledah di sepeda motor milik Anton ditemukan satu unit alat isap sabu atau bong. Akhirnya, ketiga pelaku digelandang ke Mapolsek Sangir untuk diinterogasi.

Dikatakan Iptu Indra Putra, selain mengamankan tiga orang tersebut, diketahui dua pelaku lain. Satu orang di antaranya pemilik mobil, Efendi atau biasa dipanggil Ed, warga Sikinjang dan satu pelaku lainnya Anong, warga Kotobaru yang berperan sebagai penjerat kerbau.

“Kedua pelaku telah diamankan saat berada di rumahnya masing-masing dan digelandang ke Mapolsek Sangir," ujar Indra Putra seperti dilansir Padang Ekspres (Jawa Pos Group), Rabu (29/3).

Dari hasil pemeriksaan, pelaku menjerat dan langsung menaikkan kerbau hasil curian ke atas mobil di perkebunan sawit Afdeling 5 PTPN VI di Jorong Koto Sungai Kunyit, Kecamatan Sangir Balai Janggo. Diketahui kerbau tersebut milik N Sahrjul, 27 warga Sungaikunyit.

Diketahui juga komplotan pencuri hewan ternak kerbau ini sudah beraksi enam kali di wilayah hukum Polres Solsel. Masing-masing pelaku memiliki peran yang berbeda dan telah tersusun rapi.

“Saat ini, kelima pelaku telah diserahkan ke Satreskrim Polres Solok Selatan untuk diproses lebih lanjut. Selain itu, pelaku Anton juga diproses atas kepemilikan alat isap sabu,” ujarnya.

Selain pelaku, barang bukti berupa dua ekor kerbau, satu unit truk, dua korek gas modifikasi dan satu unit alat isap sabu juga telah diamanakan untuk proses lebih lanjut. (cr19/iil/JPG)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up