alexametrics

Sampah di Perairan Bangkalan, Bahaya bagi Lingkungan dan Kesehatan

Hasil Penelitian Mahasiswa UTM
29 Januari 2022, 20:32:54 WIB

Persentase jenis mikroplastik yang paling banyak terdapat pada jenis fragmen. Yakni, diduga berasal dari botol-botol, bungkus plastis, dan potongan pipa paralon.

Dia mengungkapkan, temuan sampah-sampah itu karena relatif kurangnya tempat sampah dan pengangkutan sampah. Hal itu juga diperparah dengan aktivitas nelayan maupun kapal penyeberangan yang juga menghasilkan sampah seperti jaring dan tali pancing rusak kemudian langsung dibuang ke wilayah perairan.

Selain itu, banyak limbah rumah tangga hingga menyebabkan pencemaran pada lingkungan perairan. ‘’Sekali lagi, kekhawatiran akan dampak mikroplastik pada lingkungan dan biota di laut itu bisa mengancam ekosistem laut. Juga, potensi timbulnya berbagai penyakit,’’ ungkapnya.

Karena itu, pihaknya berharap agar Pemkab Bangkalan meningkatkan fasilitas publik seperti penyediaan tempat pengolahan sampah (TPS) dan pengangkutan sampah oleh pihak dinas terkait. Kedua, pemerintah melakukan gerakan clean up.

Ketiga, lanjut Asmarani, aktif melakukan penyuluhan kepada masyarakat setempat untuk melakukan gerakan pengurangan sampah terutama penggunaan plastik. ‘’Laut adalah sumber kehidupan, jangan sampai sampah merusaknya,” pungkasnya.

Editor : M. Sholahuddin

Saksikan video menarik berikut ini:


Close Ads