alexametrics

Sampah di Perairan Bangkalan, Bahaya bagi Lingkungan dan Kesehatan

Hasil Penelitian Mahasiswa UTM
29 Januari 2022, 20:32:54 WIB

JawaPos.com- Bangkalan tengah dalam sorotan tentang penanganan sampah. Sejatinya, Bangkalan adalah kabupaten yang lokasinya trategis. Sebab, berdekatan Pelabuhan Kamal dan Jembatan Suramadu. Karena itu, menjadi lalu-lalang aktivitas banyak orang.

Sayangnya, di Perairan Selat Madura, tepatnya di kawasam Sukolilo Timur dan Barat, banyak ditemukan sampah. Yang paling banyak dijumpai adalah sampah domestik seperti botol, sachet, dan kresek.

‘’Apabila sampah tersebut terlalu lama dan menumpuk di perairan akan berubah menjadi mikroplastik,’’ ungkap Agil Silva Asmarani, mahasiswa UTM yang tengah magang penelitian di Ecoton, Sabtu (29/1).

Mikroplastik merupakan pecahan plastik kecil yang ukurannya kurang dari 5 mm. Mikroplastik yang terkandung dalam air dapat dikonsumsi biota air yang berpotensi menyebabkan gangguan metabolisme.

Nah, masuknya mikroplastik itu juga dapat mengganggu sebagian fungsi organ seperti saluran pencernaan, mengurangi tingkat pertumbuhan, menghambat produksi enzim, menurunkan kadar hormon steroid, serta mempengaruhi reproduksi, dan memiliki sifat toksisitas yang lebih tinggi.

Dari hasil penelitian yang telah dilakukan Asmarani, kelimpahan mikroplastik pada perairan Bangkalan menunjukkan bahwa mikroplastik terkandung dalam seluruh sampel. Kelimpahan tertinggi berada di kawasan dermaga dan pemukiman padat penduduk di Jalan Baturubuh. ‘’Baik pada sampel sedimen ataupun air,’’ paparnya.

Editor : M. Sholahuddin

Saksikan video menarik berikut ini:



Close Ads