alexametrics
Urban Mystery

Gedung eks Puma Plaza yang Hampir 25 Tahun Kosong Jadi Arena Uji Nyali

29 Januari 2022, 20:48:00 WIB

Gedung eks Puma Plaza di Tuban sudah puluhan tahun terbengkalai. Biasanya bangunan yang tak terjamah manusia akan mengundang makhluk dunia lain untuk datang dan berdiam. Karena itu, gedung tiga lantai tersebut sering menjadi jujukan mereka yang suka dengan cerita horor.

Bangunan bekas pusat perbelanjaan yang hit pada zamannya itu terdiri atas tiga lantai. Tembok beton tampak berdiri kukuh. Penanda namanya juga masih ada meski hurufnya tak lagi lengkap. Tak ada atap sehingga sinar matahari bisa menerobos masuk. Saat siang, bangunan yang berlokasi di Jalan Lukman Hakim itu tak seberapa bikin merinding. Namun, ketika malam datang, atmosfernya berubah.

Saat Jawa Pos berkunjung, bangunan tersebut tertutup rapat. Di sekelilingnya dipasang pagar seng. Dari luar, semak belukar terlihat. Bagian bawah dinding gedung mulai tertutup lumut. Hampir 25 tahun bangunan bekas Puma Plaza itu kosong. Pada ’90-an tempat tersebut menjadi satu-satunya plaza di Tuban. Entah bagaimana pada 1997 gedung itu justru mangkrak. ’’Pengunjung akhirnya sepi,’’ kata Muklis, salah seorang warga sekitar.

Sekitar enam tahun lebih akses masuk gedung ditutup agar tidak dibuat sembarangan. Maklum, bangunan eks plaza itu kerap dijadikan spot foto. Bahkan saat malam sering dipakai uji nyali. Jawa Pos mendapat beberapa cerita dari warga sekitar yang membuat bulu kuduk merinding.

Salah satunya dari Mujibur Rohman. Dia mengatakan, dulu sebelum ditutup, gedung tersebut digunakan sebagai spot foto oleh anak-anak sekolah. Tak sedikit di antara mereka yang kesurupan. ’’Biasanya sore, tapi itu dulu,’’ terangnya.

Sekarang pengunjung tetap boleh masuk asalkan meminta izin ke satpam. Sebab, bangunan tersebut kini milik salah satu bank swasta. Rohman menceritakan, beberapa waktu lalu ada kejadian ganjil. Saat itu gedung sedang dibersihkan. Ritual khusus pun dilakukan. ’’Ada semacam tumpengan gitu,’’ ucapnya.

Saat itu, lanjut dia, semua orang sudah membawa arit untuk membersihkan rumput. Namun, ketika akan dimulai, aritnya hilang. Baru ditemukan setelah kegiatan selesai. Perempuan cantik berbaju putih juga sering tampak. Biasanya keluar menjelang sore.

Rohman mengatakan, peristiwa horor terjadi bukan tanpa alasan. Biasanya karena ulah pengunjung sendiri. Tidak sedikit juga orang yang masuk, lalu kesurupan. Hal itu disebabkan mereka tidak sopan. Mulai mengucapkan kata kotor hingga mengganggu makhluk astral di sana. Saat malam, gedung itu sering dijadikan tempat untuk membuat konten misteri.

Mereka juga sering kesurupan. Menurut Rohman, tempat tersebut juga dipakai untuk pembuangan jin. Karena itu, wajar kalau angker dan makhluk astral kerap mengganggu. Apalagi bagi yang datang dengan tujuan tidak baik.

Editor : Dhimas Ginanjar

Saksikan video menarik berikut ini:



Close Ads